Monday, April 7, 2008

Analisa Teknikal

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.


EUR/USD

Resistance Level : 1.5770, 1.5833

Support Level : 1.5640, 1.5590

Trading Range : 1.5640 – 1.5770

Trend : Potential Correction


USD/JPY

Resistance Level : 102.13, 102.80

Support Level : 101.17, 100.70

Trading Range : 101.17 – 102.80

Trend : Bullish


GBP/USD

Resistance Level : 2.0032, 2.0080

Support Level : 1.9910, 1.9860

Trading Range : 1.9910 – 2.0080

Trend : Bearish


XAU / LOCO

Resistance levels: 925, 945

Support levels : 900, 890

Trading range : 900 – 925

Trend : Bullish


NIKKEI

Resistance levels: 13365, 13450

Support levels : 13100, 12965

Trading range : 13100 - 13450

Trend : Potential Correction


DOW JONES

Resistance levels: 12650, 12728

Support levels : 12500, 12400

Trading range : 12500 – 12700

Trend : Consolidation

News on Apr 07th, 2008

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.


RINGKASAN

  • Amerika kehilangan tenaga kerja untuk 3 bulan berturut-turut di Maret dan tingkat pengangguran naik hingga level tertinggi dalam 2,5 tahun.
  • Konsumen yang gagal bayar untuk mobil, kartu kredit dan pinjaman beragunan rumah menunjukkan yang tertinggi dalam 15 tahun di kwartal keempat.
  • Saham Inggris naik 8% dari level terendah di 17 Maret, FTSE100 dapat bergerak semakin tinggi dalam beberapa minggu ke depan.
  • Gubernur Fed Ben Bernanke, mungkin telah memberikan signal bahwa langkah bank sentral untuk melakukan pemangkasan hampir berakhir.
  • Menteri Jepang dan kawasan Eropa diperkirakan pada saat pertemuan pemimpin keuangan G7 minggu depan untuk membatasi pergerakan valas yang berlebihan.
  • Fitch Rating memotong peringkat MBIA menjadi AA dari AAA akibat penjamin obligasi itu tidak memiliki modal yang cukup untuk mempertahankan peringkat tertinggi.

Laporan Pengangguran Mengindikasikan Kejatuhan Ekonomi Semakin Dalam
Amerika kehilangan tenaga kerja untuk 3 bulan berturut-turut di Maret dan tingkat pengangguran naik hingga level tertinggi dalam 2,5 tahun, menunjukkan ekonomi yang kemungkinan sudah berada dalam resesi. Payroll jatuh 80,000, melebihi perkiraan, setelah penurunan 76,000 di Februari yang lebih buruk dari laporan sebelumnya, menurut department tenaga kerja hari ini di Washington. Tingkat pengangguran naik hingga 5.1%, tertinggi sejak September 2005, dari 4.8%. NFP mengindikasikan ekonomi akan berkontrasi di kwartal pertama 2008 dan mungkin hingga semester pertama tahun ini. Sehingga sangat sulit untuk mengharapkan apresiasi pasar saham. Bernanke memperingatkan soal pelemahan lapangan kerja dalam testimony nya minggu lalu. Angka ini dapat merubah pandangan terhadap ekonomi global, dimana resesi AS semakin pasti.

Pembayaran Telat Untuk Pinjaman Konsumen yang Tertinggi Sejak 1992
Konsumen yang gagal bayar untuk mobil, kartu kredit dan pinjaman beragunan rumah menunjukkan yang tertinggi dalam 15 tahun di kwartal keempat, indikator lainnya bahwa ekonomi AS sedang melambat, menurut survei Asosiasi Bankir Amerika. Pinjaman telat naik 21 basis point ke 2.65% di semua kategori. Kartu bank yang gagal bayar mencapai 4.38%. Gagal bayar untuk pinjaman kendaraan naik ke 1.9% dari 1.81%. Harga bahan pangan dan energi yang makin tinggi, bersamaan dengan terus melemahnya pasar perumahan dan pekerjaan sepertinya akan terus membayangi kemampuan bayar nasabah.

Daya Tarik Saham Inggris
Lonjakan harga saham akhir-akhir ini mengindikasikan reli sementara. Saham Inggris naik 8% dari level terendah di 17 Maret, FTSE100 dapat bergerak semakin tinggi dalam beberapa minggu ke depan. Ada 3 faktor utama dibalik reli sementara ini. Pertama, valuasi equity masih menarik, dengan imbal hasil dividen indeks MSCI Inggris sebesar 3.9% mengindikasikan saham masih berada di teritori “beli” dengan nyaman. Lebih jauh lagi, investor ritel menarik modalnya dari saham, sebagian di kawasan Eropa, dimana outflow Q4 2007 merupakan yang terburuk sepanjang masa, dan trend ini kelihatannya masih berlanjut. Serta intervensi otoritas yang berupaya membatasi resiko penurunan. Ketiga, otoritas yang secara agresif mengintervensi situasi agar lebih stabil serta perbaikan spread kredit yang sedang berjalan seharusnya memberi dukungan pada saham.

Fokus Fed – Bernanke Menyiratkan Siklus Pemangkasan Hampir Berakhir
Gubernur Fed Ben Bernanke, tanpa memberikan komitmen dalam testimoni di depan kongres hari Rabu untuk memangkas lebih jauh, mungkin telah memberikan signal bahwa langkah bank sentral untuk melakukan pemangkasan hampir berakhir. Dia mengakui ekonomi sebagian besar mandek, dan mengekspektasikan pertumbuhan untuk pulih di semester kedua 2008 dan seterusnya, termasuk kembali ke trendnya di tahun 2009. Futures short-term interest, yang mengukur sentimen pasar untuk kebijakan Fed, menunjukkan dealer menarik kembali perkiraannya atas penurunan suku bunga secara tajam.

Menteri Jepang, dan Kawasan Eropa Memberi Pesan Forex pada G7
Menteri Jepang dan kawasan Eropa diperkirakan pada saat pertemuan pemimpin keuangan G7 minggu depan untuk membatasi pergerakan valas yang berlebihan, dengan kekhawatiran dampak pelemahan dollar ke ekonomi. Dollar yang anjlok hingga rekor terendah 1.59 per euro dan 13 tahun terendah dibawah 96 yen bulan lalu meningkatkan ketakutan di Eropa dan Jepang bahwa banyak bisnis akan terpuruk oleh rival dengan mata uang lebih murah terhadap dollar. “Kekhawatiran kami sudah jelas, kami tidak menyukai fluktuasi berlebihan dan pergerakan nilai tukar tidak normal, karena berbahaya bagi pertumbuhan ekonomi dunia, kami masih fokus kepada masalah tersebut,” menurut kepala Eurogroup Jean-Claude Juncker.

MBIA Kehilangan Peringkat Penjamin AAA dari Fitch Akibat Kurang Modal
Fitch Rating memotong peringkat penjamin MBIA menjadi AA dari AAA, dan mengatakan penjamin obligasi tersebut tidak memiliki modal yang cukup untuk memastikan ranking teratas. MBIA, penjamin obligasi terbesar di dunia, memerlukan modal tambahan sebesar $3.8 bln supaya layak mendapatkan peringkat AAA. Keputusan tersebut memicu Moody’s Investor Service dan Standard & Poors untuk menyetujui peringkat tertinggi bagi MBIA. Berita yang keluar belakangan ini mengakhiri reli pada Dow dan kemungkinan menambah ketidakpastian pada open pasar Asia dan Eropa di hari Senin.

Stevens Isyaratkan Bunga Australia Bertahan; Penjualan Jatuh
Pertumbuhan ekonomi Australia tengah menyusut dan akan membatasi cepatnya laju inflasi dalam 16 tahun, menurut Gubernur Reserve Bank, Glenn Stevens, seraya jatuhnya penjualan ritel memicu spekulasi ia akan menyudahi kenaikkan suku bunga. ``Inflasi mulai akan mereda, meski sementara,'' kata Stevens. Suku bunga ``saat ini berada diatas rata-rata. Ketika mereka telah selesaikan pekerjaan-nya, bunga bisa turun.'' Mata uang Australia anjlok dan obligasi menguat akibat investor bertaruh Stevens tidak akan menambah empat kenaikkan ¼ poin-nya sejak Agustus yang telah membuat benchmark suku bunga menjadi 7.25 persen.

Fukuda : Resiko Pertumbuhan Jepang Fukuda : Resiko Pertumbuhan Jepang
Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda megatakan resiko ancaman terhadap pertumbuhan ekonomi negerinya meningkat terkait melambatnya ekonomi AS. Pemerintah Jepang harus cepat melaksanakan rencana pertumbuhan ekonomi yang akan dirilis hari Jumat, kata Fukuda pada menteri kabinetnya di Tokyo. Konsep rencana yang disampaikan Partai Demokrat Liberal kemarin terutama bersisi dukungan finansial bagi perusahaan kecil dan menengah, yang mempekerjakan sekitar 70 persen dari tenaga kerja negara. Penguatan yen Jepang telah melukai pebisnis kecil, menurut Fukuda.

Inflasi Swiss Meroket
Inflasi swiss meroket lebih dari perkiraan di bulan Maret hingga laju yang tercepat lebih dari 14 tahun seiring harga energi dan bahan pokok menyentuh rekor. inflasi naik menjadi 2.6% dari 2.4% di Februari, level tertinggi sejak Oktober 1993. Ekonomi Swiss masih bertumbuh namun diekspektasikan untuk melambat tahun ini. Meskipun ekspansi ekonomi yang mulai melambat di AS dan Eropa, permintaan di Switzerland masih belum berkurang dan nilai tukar franc membantu memerangi inflasi. Kenaikan franc 12% terhadap dollar tahun ini cukup mengimbangi kenaikan harga minyak dan kenaikan mata uang terhadap Euro membantu import dari Eropa tidak terlalu mahal.

Indeks Seoul Ditutup Datar; SK Energy Menguat
Indeks Seoul ditutup datar pada hari Jumat setelah serangkaian penguatan yang meningkatkan nilai KOSPI hampir 4% di minggu ini, dimana pengilang minyak seperti SK Energy mendorong kenaikan dengan mengharapkan pendapatan yang lebih baik. Perdagangan masih sempit seiring investor berhati-hati menjelang pengumuman data pekerjaan AS. Saham pengilang minyak menguat berdasarkan tingginya marjin pengilangan berkat stabilnya harga minyak dan menguatnya won. Sektor keuangan seperti Kookmin Bank dan Woori Finance Holdings jatuh setelah sempat menguat dan meningkatkan nilai saham Kookmin sebesar 16% dan Woori hampir 14% pada minggu ini. "Saham yang mengalami kenaikan tajam beberapa hari ini, seperti perbankan, jatuh hari ini. Tapi pasar kembali menguat, seiring berkurangnya kekhawatiran kredit," kata Sung Jin-kyung, analis pasar di Daishin Securities.

Nikkei Melemah Seiring Aksi Ambil Untung Investor, Menunggu
Indeks Nikkei turun 0.7% pada hari Jumat karena aksi ambil untung setelah terus menguat selama tiga hari, dimana pembuat mobil seperti Honda Motor Corp terkena dampak penurunan rating. Nippon Steel Corp dan pembuat baja lainnya jatuh karena dibayangi kenaikan biaya, sementara kekhawatiran akan data pekerjaan AS terus menambah pesimisme investor. Banyak pemain pasar yang menganggap penurunan ini hanya sementara, mengingat munculnya sentimen bahwa Nikkei mungkin telah mencapai level terendahnya pada 17 Maret di 11,691. "Pasar telah kembali pulih dalam beberapa hari ini jadi wajar apabila sebagian investor ingin mengambil keuntungan, terutama menjelang pengumuman data pekerjaan AS dan akhir minggu," kata Takashi Ushio, kepala divisi strategis investasi di Marusan Securities.