Wednesday, April 30, 2008

Analisa Teknikal

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.



EUR/USD

Resistance Level : 1.5605, 1.5670, 1.5721

Support Level : 1.5516, 1.5458, 1.5384

Trading Range : 1.5480 – 1.5720

Trend : Bearish


GBP/USD

Resistance Level : 1.9740, 1.9814, 1.9854

Support Level : 1.9620, 1.9575, 1.9523

Trading Range : 1.9660 - 1.9870

Trend : Potential Correction


AUD/USD

Resistance Level : 0.9390, 0.9446, 0.9502

Support Level : 0.9282, 0.9247, 0.9177

Trading Range : 0.9240 – 0.9400

Trend : Bearish


XAU / LOCO

Resistance levels: 877.24, 884.59, 891.92

Support levels : 865.63, 857.00, 850.45

Trading range : 850.45 – 877.24

Trend : Bearish


HANGSENG

Resistance levels: 26130, 26280, 26430

Support levels : 25770, 25670, 25450

Trading range : 25670 - 26130

Trend : Sideways


DOW JONES

Resistance levels: 12880, 13000, 13070

Support levels : 12730, 12660, 12580

Trading range : 12660 – 12880

Trend : Potential Down

News on Apr 30th, 2008

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.



RINGKASAN

  • Tingkat keyakinan konsumen AS jatuh bulan ini seiring penduduk Amerika mengkhawatirkan pekerjaan, harga bahan bakar yang menyentuh rekor dan jatuhnya nilai rumah.
  • Gubernur BoE Mervyn King mengatakan inflasi Inggris akan meningkat hingga diatas 3% tahun depan dan tetap bertahan diatas ambang batas pemerintah lebih lama dari tahun 2007.
  • Countrywide Financial, peminjam hipotek yang hendak dibeli oleh Bank of America Corp., melaporkan kerugian 3 kwartal berturut seiring meningkatnya gagal bayar dan penyitaan rumah.
  • Krisis kredit AS terus menjalarkan efeknya ke sektor keuangan Jepang dimana Daiwa Securities Group Inc. mencatatkan kerugian dan penghapus-bukuan, meskipun tidak memegang aset keuangan berbasis hipotek AS.
  • Bank of Japan kemungkinan akan tetap mempertahankan suku bunga pekan ini akibat para pembuat kebijakan mempertimbangkan lambatnya pertumbuhan dan pesatnya laju inflasi.
Tingkat Keyakinan Konsumen Amerika Masih Lemah
Tingkat keyakinan konsumen AS jatuh bulan ini hingga level terendah sejak 5 tahun seiring penduduk Amerika mengkhawatirkan pekerjaan, harga bahan bakar yang menyentuh rekor dan jatuhnya nilai rumah. Indeks kepercayaan jatuh hingga 62.3, turun lebih rendah dari perkiraan dan level terendah sejak Maret 2003, dari revisi 65.9 di bulan Maret yang lebih tinggi dari laporan sebelumnya 64.5.

Harga Rumah Semakin Menurun
Indeks harga rumah S&P/Case-Shiller jatuh 12.7% dari tahun sebelumnya, lebih dari perkiraan dan terbanyak sejak statistik ini dimulai tahun 2001. Indikator ini telah jatuh setiap bulan sejak Januari 2007. Harga kemungkinan masih akan turun seiring penyitaan mendorong semakin banyak properti berada di pasar namun saat bersamaan ketatnya peminjaman membatasi pembeli yang layak. Penurunan nilai rumah telah menyumbang pelambatan pengeluaran konsumen yang telah menjadi aspek terjadinya resesi pada ekonomi. Harga jatuh 2.6% di Februari dari bulan sebelumnya, setelah 2.4% penurunan di Januari, ditunjukkan oleh laporan tersebut. Angka ini tidak disesuaikan dengan efek musiman, maka para ekonom cenderung untuk fokus pada perubahan tahun ke tahun daripada basis bulan ke bulan.

King Mengatakan Inflasi Inggris Bertahan di Kisaran 3%
Gubernur BoE Mervyn King mengatakan inflasi Inggris akan meningkat hingga diatas 3% tahun depan dan tetap bertahan diatas ambang batas pemerintah lebih lama dibanding yang terjadi di tahun 2007. “Kemungkinan besar inflasi akan mencapai 3%, atau lebih tinggi, akibat tingginya harga energi dan pangan,” kata King pada Parlement Komite Bendahara hari ini dalam siding untuk mengkonfirmasi penunjukkannya yang kedua kali sebagai Gubernur Bank sentral. Tahun lalu, indeks harga konsumen bertahan di kisaran 0.3% diatas ambang batas selama 4 bulan. King mengatakan pembuat kebijakan menghadapi “kesulitan aksi penyeimbangan” dalam menetapkan suku bunga sejalan mereka mengembalikan kepercayaan pada sistem perbankan.

Pendapatan Perusahaan
Countrywide Financial, peminjam hipotek yang hendak dibeli oleh Bank of America Corp., melaporkan kerugian 3 kwartal berturut-turut seiring meningkatnya gagal bayar dan penyitaan rumah. Kerugian bersih senilai $893 juta, atau $1.60/saham. Kerugian Countrywide ini dapat menambah kecemasan investor bahwa Bank of America akan mengurangi atau membatalkan tawarannya di Januari untuk mendapatkan perusahaan ini. MasterCard, perusahaan kartu kredit yang sahamnya naik lebih dari 500% sejak IPO di 2006, mengungkapkan bahwa laba Q1 naik 85% seiring meningkatnya pendapatan pembelian. Pendapatan naik ke $398 juta atau $3.01/lembar, dari $214.9 juta, atau $1.57 setahun sebelumnya.

Sektor Keuangan Jepang Terseret
Krisis kredit AS terus menjalarkan efeknya ke sektor keuangan Jepang dimana Daiwa Securities Group Inc. mencatatkan kerugian dan penghapus-bukuan, meskipun tidak memegang aset keuangan berbasis hipotek AS. Institusi keuangan lainnya, termasuk Mizuho Financial Group Inc. dan Sumitomo Mitsui Financial Group Inc., juga terkena dampak. Turunnya nilai saham diperkirakan menjadi penyebab turunnya pendapatan dari penerbitan dan perdagangan saham. Pendapatan jatuh 43% ke 144.27 M yen. Dapat diramalkan banyak bank besar Jepang akan melaporkan pendapatan yang menyedihkan di minggu depan. Perusahaan harus berhati-hati jika hendak mengumpulkan dana dengan cara menerbitkan saham.

BOJ Akan Menahan Bunga Akibat Lambatnya Pertumbuhan
Bank of Japan kemungkinan akan tetap mempertahankan suku bunga pekan ini akibat para pembuat kebijakan mempertimbangkan lambatnya pertumbuhan dan pesatnya laju inflasi. Gubernur Masaaki Shirakawa dan enam koleganya akan menahan bunga pinjaman overnight pada 0.5 persen di pertemuan 30 April, menurut seluruh 43 ekonom yang di survei Bloomberg News. Bunga merupakan yang terendah diantara ekonomi terbesar dunia. Pembuat kebijakan kemungkinan akan memangkas prakiraan partum- buhannya dan menaikkan proyeksinya untuk kenaikkan harga di dalam prospek twice-yearly mereka. ``Lambatnya pertumbuhan dan naiknya inflasi akan menempatkan bank sentral dalam situasi sulit, dan pembuat kebijakan akan memilih faktor-faktor mana yang mereka fokuskan,'' kata Tomoko Fujii.

Indikator Ekonomi Utama Australia Menurun
Indeks Australia untuk indikator ekonomi utama jatuh di bulan Februari untuk 3 bulan berturut setelah persetujuan bangunan dan harga saham jatuh. Indeks Conference Board New York jatuh 0.2% hingga 184.8 dari Januari, yang direvisi menurun sebesar 0.5%. Laporan ini menambah pertanda ekspansi ekonomi Austrial, dalam tahun ke 17 dapat melemah setelah bank sentral menaikkan suku bunga dua kali tahun ini dan seiring pelambatan global melemahkan ekspor. Indeks coincident indicator, yang mengukur tingkat pertumbuhan, naik 0.1% hingga 144.3 di Februari.

Indeks Konsumen Swiss Jatuh
Ukuran konsumsi Swiss jatuh di bulan Maret seiring konsumen memangkas pembelian barang mewah. Indeks jatuh hingga 2.29 dari 2.32 di Februari, menurut UBS AG. Indeks yang menurun dari 8 bulan tertinggi, masih bertahan diatas rata-rata jangka panjang sebesar 1.5 dalam kurun 2 tahun lebih. Konsumsi Swiss masih dapat menurun di bulan mendatang seiring laju inflasi tercepat lebih dari 14 tahun mengurangi daya beli dan pelambatan ekonomi global membuat konsumen menjauhi pengeluaran yang lebih besar seperti mobil dan liburan. Tingkat pengangguran pada level terendah selama lebih dari 4 tahun dapat mendukung pertumbuhan.

Persetujuan Hipotek Inggris Jatuh Hingga Level Terendah Sejak 1999
Persetujuan hipotek Inggris jatuh di bulan Maret hingga level terendah dalam 9 tahun seiring banyak bank mengurangi bisnis peminjaman untuk mengatasi kekacauan pasar kredit. Bank memberikan 64,000 pinjaman untuk pembelian rumah, dibandingkan 72,000 di Februari, menurut BoE. Hasil ini merupakan terendah sejak statistik ini disediakan di 1999. Para ekonom tadinya mengekspektasikan penurunan hingga 66,000. Nilai rumah Inggris jatuh hampir terbesar sejak 3 tahun terakhir di bulan ini, menurut Hometrack. Kelihatannya di saat dirilisnya data ekonomi yang berkaitan dengan sektor perumahan Inggris, hasilnya selalu luput dari target perkiraan dengan kewaspadaan normal.

Indeks Hong Kong Ditutup Tinggi 3 Bulan Seiring Kenaikan Sektor Perbankan dan Energi
Indeks Hong Kong menguat pada hari Selasa, dimana Bank of China ditutup tinggi dalam 4 bulan setelah merilis pendapatan kwartal yang cemerlang, tapi investor masih berhati-hati menjelang pengumuman dari ICBC dan Ping An Insurance. Analis mengungkapkan bahwa kontrak future juga mendorong kenaikan saham utama seperti HSBC, yang naik 0.83% dan mengangkat indeks sebesar 31.6 point. "Hampir seluruh kenaikan dipicu saham utama karena investor dengan kontrak future berusaha untuk mengangkat indeks," kata Y.K. Chan, strategis di Phillip Securities. "Masyarakat mengharapkan pendapatan yang kuat dari perbankan Cina karena efek penghapusan subprime lebih rendah dari yang diharapkan," kata Chan.

Indeks Seoul Ditutup Lebih Rendah Seiring Jatuhnya Perusahaan Pembuat Kapal
Indeks Seoul ditutup lebih rendah pada hari Selasa dipicu perusahaan pembuat kapal, seiring meningkatnya kecemasan ekonomi menjelang dirilisnya GDP AS dan setelah pemerintah Korea Selatan mengingatkan adanya perlambatan di hari Senin. Saham Hyundai Heavy Industries Co Ltd, pembuat kapal terbesar di dunia, jatuh 5.19% ke 356,500 won, karena investor cemas akan banyaknya kerugian derivatif yang menggrogoti laba bersih perusahaan. Saham Hanarotelecom inc, penyedia layanan broadband terbesar di Kor-Sel, jatuh 7.9% ke 8,280 won, karena investor pesimis akan prospek pendapatan setelah pengumuman kerugian pada hari Senin.

Tuesday, April 29, 2008

Analisa Teknikal

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.



EUR/USD

Resistance Level : 1.5707, 1.5767, 1.5826

Support Level : 1.5591, 1.5545, 1.5476

Trading Range : 1.5600 – 1.5750

Trend : Bearish


USD/JPY

Resistance Level : 104.87, 105.50, 105.81

Support Level : 103.80, 103.47, 102.66

Trading Range : 104.00 – 105.50

Trend : Bullish


GBP/USD

Resistance Level : 1.9949, 1.9985, 2.0029

Support Level : 1.9842, 1.9800, 1.9778

Trading Range : 1.9770 – 1.9960

Trend : Bearish


XAU / LOCO

Resistance levels: 899.42, 905.69, 913.00

Support levels : 883.42, 878.22, 872.33

Trading range : 878.22 – 905.69

Trend : Sideways


HANGSENG

Resistance levels: 25740, 25850, 26000

Support levels : 25445, 25274, 25100

Trading range : 25274 - 25740

Trend : Potential Down


DOW JONES

Resistance levels: 12940, 13000, 13090

Support levels : 12740, 12690, 12640

Trading range : 12690 – 12940

Trend : Potential Down

News on Apr 29th, 2008

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.



RINGKASAN

  • Fed of Chicago mengatakan di hari Senin bahwa indeks manufaktur Midwest-nya lebih rendah di bulan Maret, terpukul penurunan output otomotif.
  • Investor yang percaya bahwa pasar keuangan telah mencapai titik balik akan diuji minggu ini dengan keputusan akhir bank sentral, laporan pendapatan perusahaan besar, dan kesehatan ekonomi di Amerika maupun Eropa.
  • Ekonomi Eropa akan melambat di 2009 seiring inflasi yang tinggi membebani pengeluaran konsumen dan menimbulkan ketidakyakinan ECB untuk memangkas suku bunganya.
  • Cina harus menaikkan suku bunga setidaknya 1% untuk meredam inflasi dan menurunkan resiko perlambatan ekonomi terbesar ke empat dunia ini.
  • Minyak mencapai $119.93/barrel di hari Senin, memperpanjang reli sesi sebelumnya, dimana gangguan pipa minyak di Inggris dan kerusuhan di Nigeria memicu ketakutan akan persediaan.

Aktivitas Pabrik Chicago Fed Midwest Menurun di Bulan Maret
Fed of Chicago mengatakan di hari Senin bahwa indeks manufaktur Midwest-nya lebih rendah di bulan Maret, terpukul penurunan output otomotif. Indeks jatuh 0.7% di level 107.6 dari revisi 108.4 untuk bulan Februari. Produksi sektor otomotif jatuh 5.3% di bulan Maret setelah sempat jatuh 1.5% di bulan Februari. Dibandingkan tahun sebelumnya, output otomotif kawasan tersebut turun 7.6%. Sektor lainnya tidak mengikuti kelemahan pasar di sektor otomotif. Kelima segmen yakni sektor bumi, pangan, kertas, mineral, dan kimia serta produksi kayu, mengalami kenaikan di bulan Maret. Indeks Chicago Fed Midwest Manufacturing adalah estimasi bulanan untuk output manufaktur di kawasan industri utama. Hasil penjajakan ini meliputi 5 negara bagian yang termasuk dalam 7 distrik The Fed : Illinois, Indiana, Iowa, Michigan dan Wisconsin.

TINJAUAN PASAR GLOBAL – Titik Balik Bagi Investor
Investor yang percaya bahwa pasar keuangan telah mencapai titik balik akan diuji minggu ini dengan keputusan akhir bank sentral, laporan pendapatan perusahaan besar, dan kesehatan ekonomi di Amerika maupun Eropa. Minggu yang penuh berita – termasuk meeting FOMC dan rilis data tenaga kerja – datang sejalan dengan pulihnya kepercayaan investor setelah 9 bulan melalui kekacauan market. Pasar futures secara keseluruhan mengantisipasi pemangkasan 25 basis poin, meskipun ada kenaikan peluang bahwa Fed dapat mempertahankan suku bunga. Yang menjadi kunci adalah apa yang dikatakan Fed dalam pernyataan setelah pertemuan. Pemerhati bank sentral, juga akan menyimak BoJ, yang diharapkan mempertahankan tingkat suku bunganya, namun akan mengeluarkan laporan semi-annual aktivitas ekonomi dan prospek harga di hari Rabu. Data tenaga kerja AS di hari Jumat akan menjadi faktor utama bagi banyak investor karena memberikan ukuran implikasi pertumbuhan korporat dan keyakinan konsumen. Untuk ekonomi AS, laporan kepercayaan konsumen hari Selasa, pertumbuhan hipotek dan GDP di hari Rabu serta manufaktur dan penjualan kendaraan bermotor di hari Kamis. Untuk Eropa, fokusnya masih inflasi, sentimen bisnis dan konsumen serta tenaga kerja Jerman, yang dirilis hari Rabu.

Pelambatan Ekonomi Eropa Dapat Terjadi Hingga 2009
Ekonomi Eropa akan melambat untuk tahun ketiga di 2009 seiring inflasi yang tinggi membebani pengeluaran konsumen dan menimbulkan ketidakyakinan ECB untuk memangkas suku bunganya, menurut komisi Eropa. Pertumbuhan ekonomi di kawasan Eropa akan melambat hingga 1.5% tahun berikutnya, yang merupakan 0.6% lebih rendah dari proyeksi awal bulan November dan dibawah ekspansi 1.7% yang diharapkan untuk 2008. Inflasi akan loncat hingga 3.2% tahun ini, 0.6% lebih besar dibanding prediksi komisi bulan Februari, sebelum akhirnya berkurang hingga 2.2% di 2009. “Kami menghadapi saat yang menantang, terutama terkait inflasi,” menurut Joaquin Almunia, komisi EU untuk urusan Ekonomi dan Moneter di Brussel hari ini. Sementara Presiden ECB Jean-Claude Trichet mengatakan bank harus mengatur tingkat suku bunga dengan tujuan utama menjaga kestabilan harga.

Cina Harus Menaikkan Bunga Secepatnya – Morgan Stanley
Cina harus menaikkan suku bunga setidaknya 1% untuk meredam inflasi dan menurunkan resiko perlambatan ekonomi terbesar ke empat dunia ini, menurut Stephen Roach, pimpinan Morgan Stanley divisi Asia. ``Bank sentral perlu bertindak dan ini perlu sekarang,'' ujar Roach dalam wawancara via telepon dari Connecticut tanggal 25 April. ``Makin lama mereka menunda makin banyak kecemasan muncul. Ini menaikkan resiko hard landing.'' China perlu membawa laju pertumbuhan ekonomi tahunan turun kurang dari 9% guna memerangi inflasi, kata Roach. Bunga pinjaman satu-tahun Cina berada di level tinggi sembilan tahun di 7.47 % dan bunga deposito 4.14 persen, kurang dari separuh laju inflasi. Harga konsumen meningkat 8.3 % di Maret akibat harga makanan dan energi, mendekati tertinggi 11-tahun.

Ringkasan Komoditi
Minyak menembus rekor dan mencapai $119.93/barrel di hari Senin, memperpanjang reli sesi sebelumnya, dimana gangguan pipa minyak di Inggris dan kerusuhan di Nigeria memicu ketakutan akan persediaan. Tensi yang memanas antara Amerika dan Iran juga menjadi aspek kenaikan harga minyak. Aksi mogok pada kilang minyak Grangemouth di Skotlandia juga menyebabkan gangguan supplai dari North Sea. Di Nigeria, penembak gelap membunuh 5 aparat dan merampok banyak senjata di kantor polisi pada negara produsen minyak Nigeria di hari Minggu, serangannya datang hanya 2 hari setelah aksi pemberontakan memaksa 2 perusahaan minyak Nigeria, ExxonMobil dan Royal Dutch Shell menutup produksinya. Emas mengalami kenaikan di sesi asia setelah reli minyak mentah menyentuh rekor memicu permintaan untuk logam mulia sebagai perlindungan nilai atas inflasi. Perak juga naik, emas naik 31% tahun lalu seiring minyak yang meroket 57%, menjadi aspek kenaikan tingkat inflasi AS terbesar sejak 1990.

Penjualan Ritel Jepang Meningkat Akibat Tingginya Harga Gas
Penjualan ritel Jepang menguat di Maret akibat besarnya pengeluaran rumah tangga untuk makanan dan gas, sehingga mereka mengurangi pengeluaran untuk pakaian dan perabotan. Penjualan naik 1.1% dari setahun lalu, menurut Kementerian Perdagangan di Tokyo. Estimasi 17 ekonom naik 1 %. Kepercayaan konsumen berada di kisaran rendah lima-tahun akibat makanan dan harga bahan bakar menyeret inflasi ke level tertinggi dalam satu dekade. ``Naiknya penjualan ritel merefleksikan naiknya harga bahan bakar, bukan kuatnya belanja konsumen,'' ungkap Mamoru Y.

Keyakinan Konsumen Jerman Meningkat
Tingkat keyakinan konsumen Jerman naik di luar perkiraan hingga 7 bulan tertinggi seiring kenaikan pendapatan yang memicu pengeluaran kepala rumah tangga. Indeks Gfk untuk bulan Mei, naik hingga 5.9 dari 4.8 di bulan April. Kenaikan upah dan tingkat pengangguran terendah dalam 16 tahun, membatasi dampak inflasi dan pelambatan pertumbuhan terhadap konsumen. Sedangkan tingkat keyakinan bisnis jatuh lebih dari prediksi ekonom akibat kekacauan kredit global. Sub-indeks, mengukur ekspektasi pendapatan loncat hingga 10.5 dari 1.5 dan ukuran cara konsumen berbelanja menjadi -4.7 dari -10.2.

Pound Reli Di Luar Perkiraan Walaupun Pertumbuhan Melambat
Secara teoritis, kita dapat mengekspektasikan mata uang dari ekonomi yang baru saja melaporkan pertumbuhan melemah untuk jatuh; namun teori tersebut ternyata tidak mengikuti rilis GDP Inggris minggu lalu. Laporan awal ekspansi triwulan pertama sesuai dengan ekspektasi, namun jatuh dibawah konsensus pejabat resmi. Laju pertumbuhan 2.5% selama tahun tersebut meleset dari perkiraan para ekonom sebesar 2.6%, kemudian mencetak level terendah 3 tahun untuk aktivitas ekonomi. Tidak ada kejutan beban terberat pada ekspansi adalah akibat melemahnya komponen jasa keuangan (yang menyumbang 28% ekonomi) hingga level terendah 5 tahun akibat kekacauan sektor kredit.

Nikkei Naik 0.2% Ditutup Tinggi Dalam 2 Bulan, Menunggu Fed
Indeks Nikkei naik 0.2% ditutup tinggi dalam 2 bulan pada hari Senin, didorong saham keuangan seperti Mitsubishi UFJ Financial Group, yang naik 10% karena meningkatnya kepercayaan investor. Kyocera Corp naik 6%, penyumbang kenaikan terbesar untuk Nikkei 225, setelah dirilisnya laporan keuangan yang lebih baik dari prediksi¸ sedangkan lemahnya yen mendorong perusahaan pembuat mobil seperti Honda Motor Co Ltd. "Sektor keuangan AS, yang stabil, membantu pasar. Tapi Nikkei melemah setelah mencapai level 14,000 dan menjelang hari libur nasional," kata Kazuhiro Takahashi, manejer departemen pemasaran ekuitas di Daiwa Securities SMBC. "Tapi faktor terbesar masih FOMC" pertemuan pengambil kebijakan di Federal Reserve yang dimulai pada hari Selasa.

Saham Blue Chips Hong Kong Menguat, Tapi Saham Versi H Jatuh Mengikuti Shanghai
Indeks Hong Kong menguat pada hari Senin, dipicu saham energi dan keuangan, meskipun laporan keuangan yang jelek memicu aksi ambil untung di China Life dan Sinopec. Analis mengungkapakan bahwa pasar antusias menanti laporan keuangan dari perusahaan utama seperti Bank of China dan PetroChina pada akhir perdagangan di hari Senin, setelah perusahaan asuransi jiwa China Life dan pengolahan minyak Sinopec melaporkan pendapatan Q1 yang buruk. Kontrak future, yang habis pada hari Selasa, juga membantu kenaikan pasar, kata analis. "Pasar menunjukkan sikap menunggu dan berjaga-jaga," kata Kenny Tang, associate direktur di departemen riset di Tung Tai Securities. "Kontrak future akan habis, dan investor sedang menunggu keputusan suku bunga Fed, dan juga hasil Q1."

Monday, April 28, 2008

Analisa Teknikal

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.



EUR/USD

Resistance Level : 1.5707, 1.5775, 1.5820

Support Level : 1.5567, 1.5500, 1.5474

Trading Range : 1.5470 – 1.5750

Trend : Bearish


USD/CHF

Resistance Level : 1.0429, 1.0490, 1.0562

Support Level : 1.0300, 1.0220, 1.0189

Trading Range : 1.0200 – 1.0470

Trend : Bullish


GBP/USD

Resistance Level : 1.9870, 1.9900, 1.9974

Support Level : 1.9770, 1.9700, 1.9643

Trading Range : 1.9600 – 1.9860

Trend : Bearish


XAU / LOCO

Resistance levels: 891.67, 898.21, 907.45

Support levels : 881.45, 877.13, 868.00

Trading range : 877.13 – 898.21

Trend : Bearish


HANGSENG

Resistance levels: 25850, 26000, 26140

Support levels : 25547, 25484, 25250

Trading range : 25547 - 26000

Trend : Bullish


DOW JONES

Resistance levels: 12950, 13070, 13200

Support levels : 12750, 12670, 12600

Trading range : 12750 – 13070

Trend : Bullish

News on Apr 28th, 2008

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.



RINGKASAN

  • Sentimen konsumen AS jatuh hingga 62.6 dari bulan lalu sebesar 63.2, lebih rendah dari perkiraan 63.2, angka terendah selama 26 tahun.
  • Ukuran pertumbuhan ekonomi AS ke depannya dan tingkat pertumbuhan tahunan mengalami kenaikan di minggu terakhir namun masih menunjukkan ke arah resesi ekonomi AS.
  • Kontrak futures fed fund rate kini mengantisipasi 70% peluang pangkas 25 bps minggu depan dengan sisa 30% peluang yang mengharapkan tidak jadi dipangkas sama sekali.
  • Perekonomian Korea Selatan melaju lebih lambat di Q1 seiring konsumen dan perusahaaan mengurangi pengeluarannya.
  • Rating Merrill Lynch & Co.'s berisiko untuk diturunkan oleh badan pemeringkat kredit seiring penjualan preferred equity senilai $2.55 M pada hari Selasa.
  • Emas merangkak naik pada hari Jumat, rebound dari nilai terendah 3 minggu seiring turunnya perdagangan berbasis emas yang menghambat reli sebelumnya akibat tingginya harga minyak.
Tingkat Keyakinan AS Jatuh Lebih Dari Perkiraan di Bulan April
Sentimen konsumen AS jatuh hingga 62.6 dari bulan lalu sebesar 63.2, lebih rendah dari perkiraan 63.2, angka terendah selama 26 tahun. Kejatuhan ini dipicu penurunan hampir 1/4 juta tenaga kerja tahun ini, biaya untuk bahan bakar mobil naik 17 persen dan nilai properti yang jatuh. Sentimen 25% lebih rendah dari rata-rata tahun lalu. Para ekonom yang dijajaki oleh Bloomberg bulan memperkirakan pengeluaran konsumen akan naik hingga laju 0.5% di semester pertama tahun ini, kenaikan yang terkecil sejak 1991. Ekonomi masih kecil kemungkinannya untuk tumbuh selama bulan Juni, ditunjukkan oleh hasil survey. Hasil polling tersebut menempatkan peluang ekonomi memasuki resesi tahun ini pada 70%, naik dari peluang 50% polling bulan sebelumnya.

Ukuran Ekonomi AS Naik Tapi Masih di Teritori Resesi – ECRI
Ukuran pertumbuhan ekonomi AS ke depannya dan tingkat pertumbuhan tahunan mengalami kenaikan di minggu terakhir namun masih menunjukkan ke arah resesi ekonomi AS, dikatakan grup riset di hari Jumat. ECRI, grup independent yang melakukan prediksi menyebutkan leading index mingguan telah merangkak naik hingga 132 di minggu sebelumnya. Lonjakan ini terjadi paska kenaikan harga saham dan berkurangnya klaim tunjangan penganggur. Ada faktor positif yang sebagian diimbangi oleh tingkat suku bunga yang lebih tinggi dan pelambatan aktivitas perumahan.

Ketidakpastian Pemangkasan Bunga The Fed
Telah terjadi perubahan drastis pandangan pelaku pasar terhadap perubahan suku bunga yang dilakukan pejabat Fed pada meeting tanggal 29-30 April dan seterusnya. Kontrak futures fed fund rate kini mengantisipasi 70% peluang pangkas 25 bps minggu depan dengan sisa 30% probabilitas yang mengharapkan tidak jadi dipangkas sama sekali. Perubahan tajam pasar yang minggu lalu mengantisipasi 76% penurunan 25bps dan 24% peluang penurunan 50bps inilah yang menjadi aspek penguatan dollar. Alasan satu-satunya perubahan dramatis ini datang dari ekspektasi tekanan inflasi yang meningkat. Seminggu lalu, harga minyak hanya diperdagangkan pada $113 per barrel dan kemarin sempat menyentuh $119.90 per barrel. Menurut kepala NBER, “Kini waktunya bagi Federal Reserve untuk mengurangi pemotongan fed fund rate, karena dampak positifnya lebih kecil dibanding potensi kerusakannya” dan terdapat bahaya “rendahnya tingkat suku bunga dapat menaikkan harga pangan dan energi yang sudah terlanjur tinggi.”

Pertumbuhan Ekonomi Korea Selatan Melambat Akibat Turunnya Pengeluaran
Perekonomian Korea Selatan melaju lebih lambat di Q1 seiring konsumen dan perusahaaan mengurangi pengeluarannya. Ekonomi tumbuh 0.7% dari 1.6% di kwartal sebelumnya, ungkap bank sentral di Seoul kemarin. Naiknya harga energi dan suramnya prospek ekspor memicu perusahaan untuk mengurangi investasinya, sedangkan tingginya hutang rumah tangga mengurangi daya beli konsumen. Pemerintah berencana untuk menambah anggaran sebesar 4.9 triliun won ($4.9 M) pada tahun ini sebagai usaha untuk mempertahankan ekspansi ekonomi selama 9 tahun, kata Men. Keuangan Kang Man Soo kemarin.

Analis Mengungkapkan Bahwa Rating Merrill Lynch & Co.'s Berisiko Untuk Diturunkan
Rating Merrill Lynch & Co.'s berisiko untuk diturunkan oleh badan pemeringkat kredit seiring penjualan preferred equity senilai $2.55 M pada hari Selasa, kata analis riset Bernstein di hari Jumat. Umumnya, perusahaan pemeringkat tidak menginginkan 25% modal perusahaan bersumber dari preferred stock dan hutang campuran, dan Merrill "berada di luar batas," kata analis Brad Hintz dalam catatannya kepada nasabah. Dengan jatuhnya pendapatan, lemahnya perekonmian, masalah hutang dan kurangnya modal di neraca, maka “ada kemungkinan yang kuat bahwa Merrill akan mendapatkan penurunan rating tahun ini," tulisnya. Penurunan kredit rating akan meningkatkan biaya pinjaman dan mendorong perusahaan untuk meningkatkan jaminan atas transaksi tertentu, katanya.

Emas Merangkak Naik Tapi Terlihat Rapuh
Emas merangkak naik pada hari Jumat, rebound dari nilai terendah 3 minggu seiring turunnya perdagangan berbasis emas yang menghambat reli sebelumnya akibat tingginya harga minyak. Analis mengungkapkan bahwa sentimen bearish terlihat dari besarnya penarikan dari exchange-traded funds. Emas yang ada di New York, ETF berbasis emas terbesar di dunia, turun 50 ton ke 591 ton -- level yang terakhir terlihat di bulan November tahun lalu – dalam 2 sesi terakhir. David Holmes, direktur penjualan di Dresdner Kleinwort, mengungkapkan bahwa sentimen jangka pendek di pasar emas tidak terlalu positif seiring meredanya kekhawatiran akan krisis kredit dan beberapa agen, yang mengikuti tren jangka pendek, mungkin menjual emas.

Harga Konsumen Jepang Menguat Di Laju Tercepat Dalam Dekade
Harga konsumen Jepang menguat di laju tercepat dalam satu dekade di Maret terkait sejumlah perusahaan merugi akibat tingginya harga makanan dan gas yang telah memproteksi laba. Harga inti merangkak 1.2 % dari setahun lalu setelah naik 1 % di Februari. Obligasi jatuh akibat trader menaikkan taruhan bahwa BoJ akan menaikkan suku bunga dari 0.5 % tahun ini guna meredam inflasi. Gubernur Masaaki Shirakawa dan koleganya kemungkinan akan menaikkan bunga pinjaman bertahap dalam dua tahun.

Harga Impor Jerman Turun Tipis
Pertumbuhan harga impor Jerman, indikator awal tekanan inflasi di perekonomian, naik dengan cepat dalam 18 bulan di Maret, dipicu tingginya harga pangan dan energi. Harga barang impor naik 5.7% dalam setahun dari 5.9% di Februari. Ekonom mengharapkan kenaikan sebesar 5.9%. Melonjaknya harga minyak dan pangan mendorong tingkat inflasi di perekonomian terbesar di Eropa ini ke level tertinggi dalam 12 tahun meskipun penguatan euro terhadap dolar telah menyentuh rekor dan membuat impor lebih murah. Dalam sebulan, harga impor naik 0.4%.

Perekonomian Inggris Tumbuh Lebih Lambat Sejak 2005
Di kwartal pertama, perekonomian Inggris tumbuh lebih lambat dalm 3 tahun ini; seiring tingginya biaya kredit dan jatuhnya harga rumah yang menghambat ekspansi. GDP naik 0.4% dalam 3 bulan hingga Maret, yang terendah sejak Q1 2005. Hasil ini sejalan dengan ekspektasi ekonom. Ekonomi tumbuh 2.5% dalam setahun. Pengambil kebijakan mengungkapkan pada 10 April bahwa resiko pengeluaran konsumen telah meningkat, sementara inflasi mulai bergerak cepat, yang kemudian memicu perbedaan pendapat dalam pemutusan suku bunga untuk pertama kalinya dalam 2 tahun. Jelas bahwa ekonomi Inggris akan terus melambat, tapi inflasi menjadi masalah. Bagaimanapun juga, BoE akan harus menurunkan suku bunganya lebih lanjut di tahun ini seiring melambatnya perekonomian.

Nikkei Ditutup Tertinggi Dalam 2 Bulan Seiring Pelemahan Yen
Indeks Nikkei naik 2.4% ditutup tertinggi dalam 2 bulan pada hari Jumat seiring penguatan Canon Inc dan eksportir lainnya akibat melemahnya yen, mecetak kenaikan 6 minggu berturut-turut.. Mizuho Financial Group dan sektor keuangan lainnya meningkat seiring pulihnya kepercayaan terhadap rekannya di New York, yang juga mendorong penguatan Nikkei. Pada umumnya, suramnya pendapatan pada awal minggu ini dibuktikan dengan hasil yang keluar pada hari Jumat, dimana Honda Motor Co melaporkan penurunan laba bersih sebesar 85.6% yang jatuh akibat kuatnya yen, naiknya harga komoditas dan lemahnya pasar mobil AS. Meskipun banyak kabar buruk yang beredar, sesuai ekspektasi, pasar terus naik. "Sebelumnya masyarakat mencari alasan untuk menjual sahamnya, tapi sekarang mereka mencari alasan untuk membeli – apapun itu," kata Nagayuki Yamagishi.

Indeks Hong Kong Mengakhiri Kenaikan 4 Harinya, Zijin Jatuh
Indeks Hong Kong mengakhiri kenaikan 4 hari berturut-turutnya yang ditutup 0.64% lebih rendah pada hari Jumat, dipicu pemberhentian perdagangan selama ½ jam di pasar Shanghai akibat aksi ambil untung saham Zijin seiring ketakutan bahwa reli belakangan ini terlalu drastis. Zijin Mining turun hampir 4% ke HK$7.61 setelah emas menyentuh level terendah dalam 3 minggu dan pemberhentian perdagangan sahamnya di pasar Shanghai, yang turun melebihi harga penerbitannya. Indeks Shanghai ditutup di level 13.92 yuan. "Regulator mungkin sedikit cemas akan kegilaan pasar terhadap IPO," kata Howard Gorges. Penguatan tajam indeks minggu ini juga memicu aksi ambil untung seiring investor lebih memilih kas seminggu lebih awal dan pertemuan suku bunga AS minggu depan.

Friday, April 25, 2008

Analisa Teknikal

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.


EUR/USD

Resistance Level : 1.5722, 1.5800, 1.5875

Support Level : 1.5639, 1.5580, 1.5500

Trading Range : 1.5600 – 1.5840

Trend : Bearish


USD/JPY

Resistance Level : 104.65, 105.27, 106.50

Support Level : 103.70, 103.30, 102.60

Trading Range : 103.70 – 105.27

Trend : Potential Reversal


GBP/USD

Resistance Level : 1.9780, 1.9830, 1.9870

Support Level : 1.9690, 1.9643, 1.9595

Trading Range : 1.9470 – 1.9860

Trend : Bearish


XAU / LOCO

Resistance levels: 893.53, 898.97, 909.86

Support levels : 876.80, 869.31, 857.54

Trading range : 869.31 – 898.97

Trend : Bearish


HANGSENG

Resistance levels: 25900, 26000, 26200

Support levels : 25600, 25500, 25400

Trading range : 25600 - 26000

Trend : Bullish


DOW JONES

Resistance levels: 12920, 13000, 13140

Support levels : 12780, 12640, 12520

Trading range : 12780 – 13000

Trend : Bullish

News on Apr 25th, 2008

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.



RINGKASAN

  • Pemesanan produk buatan Amerika untuk computer dan peralatan mesin naik bulan lalu, mengindikasikan ekspor membantu pabrik untuk mengatasi penurunan ekonomi.
  • Pembelian rumah baru di AS anjlok hingga level terendah selama 17 tahun seiring mengetatnya peraturan peminjaman dan harga rumah yang jatuh menyebabkan turunnya pembelian.
  • Anggota dewan ECB Michael Bonello mengatakan tidak ada satupun pembuat kebijakan berpikir bahwa tekanan harga cukup tinggi untuk memastikan kenaikan suku bunga.
  • Dep.Keuangan AS akan mulai mengirimkan cek pengembalian pajak kepada warganya minggu depan, dan berencana untuk menyuntikkan $50 M ke ekonomi AS hingga akhir Mei.
  • Yuan merangkak naik selama dua hari ke level tertinggi terkait tingginya harga minyak yang memicu spekulasi Cina akan membiarkan mata uang-nya menguat cepat guna menahan inflasi.
  • Harga minyak jatuh dibawah $118 per barrel di hari Kamis, seiring penguatan dolar yang memicu aksi jual.

Durable Orders AS Merangkak Naik
Pemesanan produk buatan Amerika untuk computer dan peralatan mesin naik bulan lalu, mengindikasikan ekspor membantu pabrik untuk mengatasi penurunan ekonomi. Durable Goods, naik 1.5% tidak termasuk peralatan transportasi. Laporan terpisah menunjukkan klaim awal untuk tunjangan pengangguran jatuh di luar perkiraan hingga level terendah selama 2 bulan minggu lalu. Ekonom di Morgan Stanley maupun Lehman Brothers Holdings Inc. menaikkan estimasinya untuk pertumbuhan ekonomi selama triwulan pertama setelah laporan pemesanan barang tahan lama melebihi perkiraan. “Treasury jatuh, mendorong yield obligasi tenor 2 tahun hingga 12 minggu tertinggi, seiring berkurangnya klaim pengangguran awal dan kenaikan ukuran durable goods order memicu spekulasi The Fed akan berhenti memangkas suku bunganya. Positif untuk USD.”

Penjualan Rumah Baru di AS Anjlok Hingga Level Terendah 17 Tahun
Pembelian rumah baru di AS anjlok melewati perkiraan di Maret hingga level terendah selama hampir 17 tahun seiring mengetatnya peraturan peminjaman dan harga rumah yang jatuh menyebabkan turunnya pembelian. Penjualan jatuh 8.5% hingga 526,000 terkecil sejak Oktober 1991, dari 575,000 bulan sebelumnya, menurut departemen Tenaga Kerja hari ini di Washington. Nilai median harga penjualan jatuh 13.3% dari level yang sama tahun lalu, terbanyak dalam empat dekade. Meningkatnya gagal bayar kredit dan rekor penyitaan rumah telah memperburuk kondisi real-estate dan memotori perbankan untuk membatasi pinjaman. Ancaman resesi seiring rendahnya nilai rumah yang membatasi pengeluaran konsumen akan mengurangi pertumbuhan ekonomi.

AS Akan Mulai Mengirimkan Cek Pengembalian Pajak Pada Hari Senin - Paulson
Dep.Keuangan AS akan mulai mengirimkan cek pengembalian pajak kepada warganya minggu depan, lebih awal dari jadwal sebelumnya, dan berencana untuk menyuntikkan $50 M ke ekonomi AS hingga akhir Mei, kata Men.Keuangan Henry Paulson hari Kamis. Tapi dia masih mengakui perekonomian masih menghadapi masalah yang berat akibat tingginya harga minyak dan ambruknya sektor perumahan, sehingga pemerintah segera menyalurkan dana ini ke konsumen untuk mencegah pelemahan ekonomi lebih lanjut. Tahap terakhir dari distribusi program ini , senilai $ 100 M, akan selesai pada akhir Juni, sebelum berakhirnya musim panas. Lebih dari 800,000 pembayaran secara elektronik akan dikirimkan kepada pembayar pajak pada hari Senin, Selasa, dan Rabu minggu depan, dimana tambahan sebesar 5 juta lagi akan dikirim pada hari JUmat, 2 Mei. "Hampir 8 juta orang akan mendapatkan ceknya minggu depan," katanya. "Program ini dikombinasikan dengan insentif investasi bagi sektor bisnis, akan menggairahkan perekonomian, hingga 500,000 tenaga kerja."

Yuan Menguat Ke Level Tinggi Sejak Pematokan; Harga Minyak Memicu Inflasi
Yuan merangkak naik selama dua hari ke level tertinggi sejak dihapusnya pematokan dengan dolar di 2005 terkait rekor harga minyak memicu spekulasi China akan membiarkan mata uang-nya meguat cepat guna menahan inflasi. Yuan, naik lebih dari 10 % juga diakibatkan rendahnya mata uang A.S terhadap euro. China tengah berupaya menurunkan harga konsumen dari kisaran tinggi 11-tahun. PM Wen Jiabao pekan lalu menyebutkan bahwa negara akan menyeimbangkan antara mengatur pertumbuhan ekonomi dan meredam inflasi. ``China memerlukan mata uang untuk berapresiasi,'' kata Dwyfor Evans.

Ringkasan Komoditi
Harga minyak jatuh dibawah $118 per barrel di hari Kamis, searah penguatan dollar memicu aksi jual. Kontrak bulan May loncat hingga rekor tertinggi di level $119.90 sebelum expired di hari Selasa akibat kekhawatiran supply. Namun harga minyak menurun seiring cadangan minyak bertambah hingga 2.4 mln barrel, dua kali lipat dari perkiraan, terutama disebabkan oleh kenaikan di kawasan West Coast. Penurunan minyak pun masih terbatas dengan waktu seminggu lagi menuju musim panas yang membutuhkan bahan bakar. Emas sedikit berubah di perdagangan Asia setelah harga energi turun dari rekor tertinggi serta mata uang euro melemah terhadap dollar.

Corporate-Service Prices Jepang Naik Lebih Lambat Dalam Setahun
Data harga korporat sektor-service Jepang menguat di laju paling lambat dalam 13 bulan di Maret akibat sejumlah provider telepon-selular dan agen periklanan mengurangi tarifnya. Harga yang harus dibayar pebisnis untuk jasa merangkak 0.4% dari setahun lalu setelah naik 0.7% di Februari, menurut Bank of Japan di Tokyo. Sektor transportasi juga meraih gain, naik 2.6% setelah harga minyak mentah melonjak ke rekor. Sewa perkantoran naik 2.1% . Tagihan telepon selular jatuh 8.6% dari setahun lalu, menurut bank sentral. Periklanan merosot 2.5%. “Negatif Untuk Yen”

Keyakinan Bisnis Jerman Menurun
Tingkat keyakinan Bisnis Jerman jatuh untuk pertama kalinya dalam 4 bulan di April seiring harga minyak yang menyentuh rekor dan kenaikan Euro meredupkan prospek pertumbuhan. Institut IFO mengatakan indeks iklim bisnisnya, berdasarkan survey 7,000 eksekutif, jatuh hingga 102.4 dari 104.8 di Maret. Ekonom mengekspektasikan penurunan hanya 104.3. Ekonomi Jerman mungkin dapat kehilangan momentum seiring Euro meroket terhadap dollar tahun ini memperlambat pertumbuhan ekspor dan harga minyak yang tinggi, memukul daya beli perusahaan dan konsumen.

Penjualan Ritel Inggris Menurun
Penjualan ritel Inggris jatuh untuk pertama kali dalam 3 bulan di Maret, suatu tanda bahwa kekacauan kredit konsumen mulai berimbas pada pembeli seiring nilai rumah yang merosot. Penjualan jatuh 0.4% dari Februari, lebih rendah dari perkiraan ekonom sebesar -0.3%. Penjualan tahunan naik 4.6%. Pembuat kebijakan BoE mengatakan bahwa sektor perumahan telah melemah dan resiko pengeluaran konsumen semakin meningkat, dalam hasil minutes yang dirilis terakhir. Toko di luar bahan pokok memotori penurunan penjualan, seiring tiap kategori di luar produk rumah tangga masih jatuh. Tekstil, pakaian dan sepatu jatuh 0.1% dalam tahun tersebut, penurunan pertama sejak 1998. Laporan ini masih menunjukkan bahwa ekonomi Inggris berbeda arah dengan pergerakan poundsterling sendiri.

Nikkei Jatuh Seiring Suramnya Prediksi Perusahaan
Indeks Nikkei jatuh 0.3% pada hari Kamis, dipicu suramnya prediksi pendapatan sejumlah perusahaan yang kemudian menyebar ke seluruh sektor, mulai dari industri robot Fanuc Ltd hingga Kao Corp, pembuat produk rumah tangga terbesar di Jepang. Tekanan lebih lanjut datang setelah JFE Holdings Inc, pembuat baja ketiga terbesar di dunia, menunjukkan penurunan laba tahunan dan belum bisa menyediakan prediksi untuk tahun ini hingga Maret 2009, menakutkan pasar, yang telah memantau laporannya sebagai acuan tindakan di masa datang.

Indeks Hong Kong Ditutup Tertinggi Dalam 3 Bulan, Asuransi Cina Naik
Indeks Hong Kong naik 1.6% ditutup tertinggi dalam 3 bulan setelah Beijing menurunkan pajak perdagangan sebagai langkah untuk memulihkan kepercayaan investor. Asuransi Cina, yang memiliki porsi besar di saham versi A, mengungguli blue-chip lainnya dan saham versi H di pasar Shanghai yang merupakan kenaikan satu hari tertingi dalam 7 tahun. "Penurunan pajak merupakan berkah bagi Cina. Bersamaan dengan tindakan Beijing untuk membatasi penerbitan saham, maka langkah ini dapat mendorong kenaikan indeks Shanghai hingga level 4,000," kata Andy Lam.

Thursday, April 24, 2008

Analisa Teknikal

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.



EUR/USD

Resistance Level : 1.5921, 1.5999, 1.6043

Support Level : 1.5823, 1.5763, 1.5700

Trading Range : 1.5700 – 1.6050

Trend : Potential Reversal


USD/JPY

Resistance Level : 103.90, 104.64, 105.20

Support Level : 102.82, 102.27, 101.83

Trading Range : 102.30 – 104.50

Trend : Potential Correction


GBP/USD

Resistance Level : 1.9882, 1.9910, 1.9973

Support Level : 1.9730, 1.9660, 1.9620

Trading Range : 1.9650 – 2.0000

Trend : Bearish


XAU / LOCO

Resistance levels: 913.63, 922.42, 932.59

Support levels : 897.95, 893.50, 881.11

Trading range : 881.11-922.42

Trend : Bearish


HANGSENG

Resistance levels: 25500, 25700, 25850

Support levels : 24250, 25130, 25000

Trading range : 24250 - 25700

Trend : Bullish


DOW JONES

Resistance levels: 12840, 12920, 13000

Support levels : 12640, 12540, 12460

Trading range : 12640 – 12920

Trend : Potential Up

News on Apr 24th, 2008

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.


RINGKASAN
  • Aplikasi kredit di AS minggu lalu jatuh hingga level terendah selama 4 bulan, terpukul oleh pembelian yang berkurang drastis dan pembiayaan yang lebih sedikit.
  • Euro kembali turun dari rekor tertingginya terhadap dollar pada hari Rabu setelah penurunan aktivitas manufaktur mengindikasikan kawasan eropa mulai merasakan dampak pelambatan global dan mata uang yang kuat.
  • Pembuat Kebijakan BoE terbagi dalam 3 pandangan berbeda atas penurunan suku bunganya.
  • Saham AS naik untuk pertama kalinya minggu ini setelah perusahaan teknologi, industri tembakau dengan lingkup global melaporkan laba lebih baik dari estimasi.
  • Fed akan melelang Term Securities Lending Facility (TSLF) dengan tenor 28 hari senilai $75 M pada hari Kamis.
  • Emas jatuh di hari Rabu mengikuti penurunan euro dan kemungkinan masih diperdagangkan dalam kisaran sempit minggu ini.

Aplikasi Kredit AS Jatuh Searah Dengan Kenaikan Bunga
Aplikasi kredit di AS minggu lalu jatuh hingga level terendah selama 4 bulan, terpukul oleh pembelian yang berkurang drastis dan pembiayaan yang lebih sedikit. Indeks Asosiasi Kreditur Bank untuk aplikasi pembelian rumah atau pembiayaan pinjaman turun 14.2% hingga 637.6, level terendah sejak minggu yang berakhir 28 Desember, dari 743.4 minggu sebelumnya. Indeks pembelian group jatuh 6.4% minggu lalu dan patokan pembiayaan berkurang 20.2%.

Euro Mundur Dari Rekor Tertinggi Pada Komentar ECB
Euro kembali turun dari rekor tertingginya vs dollar pada hari Rabu setelah penurunan aktivitas manufaktur mengindikasikan kawasan eropa mulai merasakan dampak pelambatan global dan mata uang yang kuat. Investor menjual euro setelah petinggi ECB meredakan spekulasi kenaikan suku bunga. Mata uang euro sempat mencetak rekor diatas 1.60 di hari Selasa, dipicu komentar petinggi ECB, termasuk anggota dewan Christian Noyer pada interview radio Prancis RTL, dimana bank akan melakukan segala cara untuk mengembalikan inflasi kembali pada target. Namun kemudian Noyer mengatakan pasar telah salah menginterpretasi maksudnya sebagai arah suku bunga berikutnya, “Saya tidak akan berdiskusi mengenai suku bunga ke depan, karena tidak ada yang bisa mengetahuinya. Akan berbahaya untuk membuat prediksi arah sebaliknya juga,” kata Noyer.

Hasil Minutes BoE Terbagi 3 Pandangan
Pembuat Kebijakan BoE terbagi dalam 3 pandangan atas penurunan suku bunganya bulan ini. David Blanchflower lebih memilih memangkas lebih besar, sementara Andrew Sentence dan Timothy Besley tidak merubah tingkat suku bunga. Mayoritas Komite Kebijakan Moneter (MPC), memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin hingga 5%, dan mengatakan “diperlukan penyesuaian, sebagian, namun tidak seluruhnya, untuk mengantisipasi prospek yang mengarah pada turunnya permintaan akibat kredit global” ditunjukkan oleh hasil minutes. Pembuat kebijakan juga menyatakan bank menghadapi suatu “dilemma”, sulitnya mengambil tindakan penyeimbangan, dan “berjalan lurus” sebagaimana mengukur resiko pada pertumbuhan dari kenaikan biaya kredit sementara inflasi terakselerasi.

Laporan Laba Perusahaan
Saham AS naik untuk pertama kalinya minggu ini setelah perusahaan teknologi, industri tembakau dengan lingkup global melaporkan laba lebih baik dari estimasi, meskipun ada fakta bahwa perusahaan yang bergantung pada pasar AS mengindikasikan pelemahan kedepan. Indikasi yang baik dapat diambil dari bagaimana kondisi ekonomi domestik berdasarkan laporan United Parcel, perusahaan pengantar paket terbesar di dunia. Perusahaan tersebut melaporkan penurunan pengantaran domestic pertama kali di Q1 akibat perlambatan ekonomi AS dan mengatakan “tidak ada tanda ekonomi kembali menguat” di triwulan kedua. Sementara Boeing, perusahaan perkapalan kedua terbesar dunia itu mengatakan profit di triwulan pertama naik 38%. Perbedaan besar antara korporasi domestic dan internasional semakin menjadi bukti dengan pelemahan dollar.

Fed Akan Melelang TSLF Senilai $75 M Pada Hari Kamis
Fed akan melelang Term Securities Lending Facility (TSLF) dengan tenor 28 hari senilai $75 M, seperti tertulis di website New York Fed pada hari Rabu. Program lelang mingguan ini merupakan salah satu langkah yang diambil Fed untuk menyediakan kas jangka pendek untuk memulihkan neraca institusi keuangan, yang telah terkikis oleh krisis kredit. Fed mengungkapkan alokasi maksimum sebesar $15 M dan akan menerima jaminan versi Schedule 2 untuk lelang TSLF ini, yang hasilnya akan diumukan di sekitar jam 2:30 p.m. EDT (1830 GMT) pada hari Kamis. Fed akan memperluas lingkup Treasury securities di lelang hari Kamis untuk dealer dengan jaminan yang lebih beresiko. Dealer bisa menukarkan Treasuries tersebut untuk kas jangka pendek senilai $4.5 B di pasar repo AS.

Emas Jatuh Setelah Terjepit Dalam Range
Emas jatuh di hari Rabu mengikuti penurunan euro dan kemungkinan masih diperdagangkan dalam range sempit minggu ini, dimana investor masih tidak merubah posisinya terkait kesulitan emas untuk mempertahan kenaikan sebelumnya. Emas sempat menyentuh level $952.60 namun percobaan diatas level psikologis $950 dibarengi dengan aksi profit taking. Delar melihat permintaan untuk perhiasan, namun tidak cukup kuat untuk memicu reli hingga $1,000. “Diperkirakan masih bergerak dalam kisaran $900 hingga $940. Banyak pemain yang masih diam. Dan tanpa arah, emas harus memecahkan kisaran tersebut untuk mencoba level terendah.”

Inflasi Australia Triwulan Pertama Meningkat 1.3%
Inflasi Australia meningkat di laju tercepat hampir dalam dua tahun, menggerakkan mata uang ke level tertinggi sejak 1984 akibat spekulasi bank sentral tidak akan memangkas bunga pinjaman dari level tinggi 12-tahun. Indeks harga konsumen menguat 1.3 persen di kuartal pertama dari tiga bulan sebelumnya, ketika naik 0.9 persen, menurut Biro Statistik di Sydney kemarin. Melonjaknya harga membuat Gubernur bank sentral Glenn Stevens memiliki sedikti ruang untuk memotong bunga pinjaman, meski ditengah sinyal ekspansi ekonomi negara selama 16-tahun akan melambat tahun ini terkait surutnya kepercayaan konsumen.

Eksport Jepang Tumbuh 2.3%, Paling Lambat Sejak 2005
Ekspor Jepang menguat di Maret di laju paling lambat hampir dalam tiga tahun terkait menyusutnya pengiriman ke Asia dan tajamnya perlambatan A.S. Ekspor menguat 2.3% dari tahun lalu, menurut Men-Keu di Tokyo. Resesi perumahan A.S menyebabkan ekspor ke pasar terbesar Jepang itu jatuh selama tujuh bulan, terlama dalam empat tahun berturut-turut. Penguatan yen ke level tinggi 12-tahun terhadap dollar memperparah penurunan. Pengiriman ke China tumbuh pada laju terpelan sejak Juni 2005, ini mengindikasi efek atas keterpurukan A.S bakal meluas.

Pertumbuhan Sektor Jasa dan Manufaktur Eropa Terakselerasi
Pertumbuhan sektor jasa dan industri manufaktur terakselerasi di luar perkiraan di bulan April, mengindikasikan banyak perusahaan sedang mengatasi kuatnya euro, tingginya harga minyak dan kekacauan kredit global. Estimasi awal Indeks komposit yang dikeluarkan Royal Bank of Scotland Group naik hingga 51.9 dari 51.8 di Maret. Para ekonom tadinya mengekspektasikan penurunan hingga 51.5. Angka diatas 50 mengindikasikan ekspansi. Ukuran RBS soal pertumbuhan pada industri jasa naik hingga 51.8 dari 51.6 dan indeks aktivitas manufaktur jatuh hingga 50.8 dari bulan Maret di level 52, yang lebih dari perkiraan ekonom.

Indeks Nikkei Naik, Dipicu Perusahaan Minyak dan Perdagangan
Indeks Nikkei naik 0.2% pada hari Rabu, dimana harga minyak yang mendekati $120/barrel memicu penguatan Nippon Oil Corp dan trading houses yang berkaitan dengan harga bahan bakar. Kenaikan harga pangan global membantu penguatan saham pertanian seperti Nissan Chemical Industries, dimana penggerak laba utamanya termasuk agrochemicals, seperti Kubota Corp, pembuat peralatan pertanian. Perusahaan farmasi juga menguat, Chugai Pharmaceutical naik hampir 9% setelah merevisi prospek laba tahun ini, seraya mengungkapkan bahwa pemotongan harga obat pemerintah tidak seburuk yang ditakutkan, meskipun pendapatan Q1 menyusut gengan turunnya penjualan Tamiflu. Tapi pasar masih cemas, terlampau dini untuk mengatakan Nikkei telah menunjukkan tren kenaikan. "Kami masih menunggu rilisnya laporan pendapatan tahun ini," kata Tomomi Yamashita.

Indeks Hong Kong Menguat Hingga Ditutup Tinggi Dalam 3 Bulan, Volume Naik
Indeks Hong Kong naik 1.4% ditutup tinggi dalam 3 bulan pada hari Rabu seiring kuatnya rebound di Shanghai yang dipicu pembelian saham perusahaan Cina yang likuid dan PetroChina oleh pembeli institutional. Indeks Harga Saham Gabungan Shanghai reli lebih dari 4% setelah pasar yakin bahwa penurunan selama 6 bulan ini telah mencapai level terbawah, mendorong pembelian saham perusahaan Cina yang terdaftar di Hong Kong. "Sebagian percaya bahwa Shanghai terlampau jenuh yang kemudian memicu reli, dan ada spekulasi bahwa pemerintah akan mengambil tindakan untuk menggairahkan pasar," kata Howard Gorges, direktur di South China Brokerage. Broker mengungkapkan bahwa beberapa manejer dana yang memegang kas di Q1 sebagai antisipasi buruknya data AS terlihat meningkatkan pembelian.