Monday, March 31, 2008

Analisa Teknikal

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.


EUR/USD

Resistance Level : 1.5820, 1.5920

Support Level : 1.5720, 1.5630

Trading Range : 1.5720 – 1.5900

Trend : Consolidation


USD/JPY

Resistance Level : 100.40, 101.20

Support Level : 98.50, 97.70

Trading Range : 98.50 – 101.20

Trend : No trend


GBP/USD

Resistance Level : 2.0020, 2.0170

Support Level : 1.9870, 1.9800

Trading Range : 1.9760 – 2.0170

Trend : Bearish


XAU / LOCO

Resistance levels: 950, 967

Support levels : 920, 900

Trading range : 920-950

Trend : Bearish


HANGSENG

Resistance levels: 23270, 23500

Support levels : 22800, 22515

Trading range : 22800 - 23270

Trend : Bullish


DOW JONES

Resistance levels: 12400, 12600

Support levels : 12000, 11820

Trading range : 12000 -12600

Trend : Bearish

News on Mar 31st, 2008

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.


RINGKASAN

Pengeluaran personal pada konsumen AS naik, kenaikan terendah dalam setahun, seiring krisis perumahan maupun pelemahan sektor tenaga kerja berimbas pada ekonomi riil.
Lehman Bros. diupgrade menjadi “buy” di Citigroup, dimana kekuatiran terhadap perusahaan sekuritas tersebut tidak memiliki modal yang memuaskan dianggap tidak tepat.
Ekspansi ekonomi Inggris melambat di triwulan keempat seiring jatuhnya pengeluaran pemerintah dan revisi pada pengeluaran konsumen.
Harga konsumen Jepang menguat pada laju tercepatnya dalam satu dekade.
Inflasi Korea Selatan kemungkinan akan meningkat, menuju puncak target bank sentral.

Inflasi PCE/Pengeluaran Personal/Pendapatan Personal
Pengeluaran personal pada konsumen AS naik 0.1% di Februari sesuai perkiraan, kenaikan terendah dalam setahun, seiring krisis perumahan maupun pelemahan sektor tenaga kerja berimbas pada ekonomi riil. Patokan inflasi favorit The Fed, core PCE, naik 0.1% sesuai perkiraan di Februari dan 2.0% di tahun lalu, hingga membuat FOMC memiliki ruang dalam melakukan siklus pemangkasan. Pendapatan naik 0.5% setelah kenaikan 0.3% bulan sebelumnya. Kenaikan biaya obat-obatan juga mendongkrak angka tesebut. Upah dan gaji tetap naik 0.3% setelah kenaikan 0.5% di Januari. Disesuaikan dengan inflasi, pengeluaran untuk barang tahan lama seperti otomotif, furniture, dan barang lainnya, naik 0.2%. Pembelian untuk barang yang tidak tahan lama berkurang 0.1% dan pengeluaran untuk jasa, yang mengkontribusi hampir 60% angka keseluruhan, tidak mengalami perubahan. “Laporan ini, sementara menunjukkan pengeluaran konsumen yang lemah, juga menunjukkan inflasi pada level dimana the Fed dapat melanjutkan pemangkasan jika diperlukan.”

Lehman Dinaikkan Peringkatnya Oleh Citigroup
Lehman Bros. diupgrade menjadi “buy” di Citigroup, dimana kekuatiran terhadap perusahaan sekuritas tersebut tidak memiliki modal yang memuaskan dianggap tidak tepat dan penurunan saham Lehman 41% tahun ini terlalu berlebihan. Lehman cukup menghasilkan laba pada kuartal pertama ditambah adanya dukungan proteksi Federal Reserve terhadap penurunan harga saham lebih jauh. Lehman akhir-akhir ini masih tertekan pada rumor problem likuiditas yang berhembus di pasar. Lehman kemudian menyangkal rumor tersebut kemarin, hingga saham Lehman jatuh 8.9% karena rumor tersebut. Fasilitas peminjaman Dealer utama Fed menyediakan pinjaman overnight yang dapat diperpanjang untuk periode hingga 6 bulan dengan bunga 2.5%. Pinjaman tersebut harus dengan jaminan kolateral lebih luas termasuk obligasi aset, termasuk obligasi mortgage dengan peringkat AAA terhadap pasar. Lehman diperkirakan dapat mengakses pinjaman tambahan sebesar $200 M dari fasilitas pinjaman Fed tersebut, menurut analis Citigroup Bhatia, yang memperkirakan saham Lehman dapat naik 70%.

Ekspansi Ekonomi U.K. Melambat
Ekspansi ekonomi Inggris melambat di triwulan keempat seiring jatuhnya pengeluaran pemerintah dan revisi pada pengeluaran konsumen. Gross Domestic Product (GDP) naik 2.8% untuk 3 bulan menuju Desember dari tahun sebelumnya, yang terkecil sejak 2006. Angka tersebut lebih rendah dari estimasi sebelumnya 2.9% seperti yang diperkirakan ekonom. Untuk kuartal tersebut, ekonomi meningkat 0.6%. Gubernur Bank Sentral Inggris Mervyn King mengatakan minggu ini bahwa Beliau melihat pelambatan pertumbuhan semakin semakin besar seiring kekuatiran industri finansial membatasi ekspansi di beberapa area ekonomi. “Rilis laporan ini seharusnya menjadi efek negatif bagi Poundsterling seiring kerangka besar nya semakin terfokus pada prospek pemangkasan suku bunga BOE yang probabilitasnya membesar.”

Angka Inflasi Jepang Naik Ke Level Tinggi Satu Dekade; Pengangguran Naik
Harga konsumen Jepang menguat pada laju tercepatnya dalam satu dekade dan tingkat pengangguran meningkat kali pertama dalam lima bulan, sehingga memberi tekanan pada rumah tangga yang kekurangan uang akibat jatuhnya upah. Harga core (inti), diluar buah-buahan, ikan dan sayuran, merangkak 1% di Februari dari setahun lalu, menurut biro statistik di Tokyo. Angka pengangguran di luar perkiraan naik ke 3.9%, kenaikkan pertama sejak September, dan lowongan kerja turun ke level rendah dua tahun. Buruknya pasar tenaga kerja merupakan petunjuk akhir atas memburuknya ekonomi yang akan memacu Bank of Japan untuk membalik kebijakannya dan memangkas suku bunga meski harga melonjak. Menteri Kebijakan Ekonomi dan Fiskal Hiroko Ota menyebutkan kencangnya inflasi disebabkan oleh tingginya harga makanan dan energi sehingga melukai konsumen, yang pembelanjaan-nya lebih dari separuh ekonomi.

Inflasi Korea Selatan Akan Ke Target Tertinggi Selama Lima Bulan Beruntun
Inflasi Korea Selatan kemungkinan akan meningkat, menyeret naik ke target bank sentral selama lima bulan beruntun di Maret akibat harga bahan bakar. Harga konsumen akan lompat 3.8% dari tahun lalu, menurut estimasi 13 ekonom yang di survei Bloomberg News. Laju berada 3.6% di Februari. Bank sentral Korea Selatan telah membiarkan suku bunganya tetap bulan ini, menunjukkan adanya tekanan inflasi. Pihak Goldman Sachs Group Inc. pekan lalu menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi negara tahun 2008 menjadi 4.8% dari 5%, memaparkan lemahnya konsumsi swasta dan investasi. `Ini merupakan kebijakan yang dilematis bagi bank sentral terkait harga-harga yang meningkat dan ekonomi yang mengarah pada perlambatan,'' kata Kwon Young Sun, ekonom di Hong Kong pada Lehman Brothers Holdings Inc. Melejitnya harga komoditi menjaga inflasi di atas angka target 2.5% menjadi 3.5 %.

Harga Barang Impor Jerman Meroket Inflasi harga barang impor Jerman melaju pada level tertinggi lebih dari setahun setengah di Februari, diakibatkan kenaikan harga energi. Harga produk impor naik 5.9% dari tahun sebelumnya setelah ada kenaikan 5.2% di Januari, tertinggi sejak Juli 2006. Para ekonom sebelumnya mengantisipasi kenaikan 5.4%. Dari Januari, harga-harga naik 1.1%. Inflasi di Jerman bertahan diatas batas ECB untuk 12 bulan di Februari sejalan dengan kenaikan nilai tukar Euro gagal mengimbangi kenaikan harga energi.

Nilai Rumah Inggris Semakin Melemah
Harga rumah di Inggris naik di bulan Maret, namun pada laju yang terlambat selama lebih dari satu dekade setelah mortgage rate meningkat dan keyakinan penduduk Inggris pada pasar real estate semakin berkurang, menurut laporan Nationwide Building Society pagi ini. Nilai rumah naik 1.1% sebesar 179,110 pounds dari tahun sebelumnya, dibandingkan dengan kenaikan 2.7% di Februari, yang merupakan kenaikan terkecil sejak Maret 1996. Dari bulan sebelumnya, harga jatuh 0.6%, penurunan kelima kali berturut-turut. “Laporan ini menambahkan bukti bahwa penurunan sektor tersebut semakin dalam.”

Penjualan Ritel Jepang Meningkat
Penjualan ritel Jepang naik 3.1% di Februari dari tahun sebelumnya, mencapai 10.58 triliun Yen, menjadikan kenaikan dalam 7 bulan berturut-turut. Kenaikan marjin di Februari merupakan yang tertinggi sejak lonjakan 3.6% di April 2005. Penjualan ritel dalam skala lebih besar naik 1.3% pada tahun tersebut yang merupakan kenaikan pertama sejak November. Para ekonom tadinya mengharapkan kenaikan 2%. Penjualan grosir naik 6.2% sebesar 38.89 triliun Yen dan dikombinasi dengan grosir serta penjualan ritel menandai pertumbuhan 5.5% sebesar 49.97 triliunYen. “Adanya kenaikan penjualan ritel berarti bahwa pengeluaran konsumen lebih besar, yang positif terhadap ekonomi, namun sulit dikatakan apakah angka tersebut secara akurat merefleksikan tren konsumsi, akibat kenaikan harga energi, terutama sentimen konsumen yang sebenarnya sedang jatuh.”

Indeks Nikkei Naik Seiring Pembelian Portfolio, Dipicu Sektor Properti
Indeks Nikkei Jepang naik 1.7% pada hari Jumat karena investor meningkatkan pembelian porto folionya di sesi kedua hingga akhir tahun keuangan, yang digerakkan perusahaan properti seperti Mitsubishi Estate. Kenaikan Jumat ini melebihi penurunan selama dua hari terakhir dan mendorong kenaikan Nikkei sekitar 2.7% minggu ini. Ini kenaikan terbesar sejak pertengahan –Februari. "Pasar mencoba untuk turun di sesi pagi tapi tidak jatuh, sehingga investor melakukan aksi window-dressing karena senin adalah hari terakhir pada tahun fiskal ini, kata Masayoshi Okamoto, kepala dealer di Jujiya Securities. Banyak pemain pasar yang berusaha mengembalikan nilai saham seperti sebelumnya, yang kebanyakan sekarang berkata bahwa Nikkei mungkin tidak mengalami rebound selama beberapa bulan meskipun nilainya sekarang rendah, meskipun tidak mungkin jatuh di bawah 12,000.

Indeks Hong Kong Ditutup Lebih Tinggi Karena Saham Cina Rebound
Indeks Hong Kong ditutup lebih tinggi karena saham perusahaan Cina rebound, Jumat, mengikuti rebound indeks saham di Cina daratan, menyusul kuatnya pendapatan beberapa perusahaan blue chip yang mulai mengembalikan kepercayaan investor. Indeks saham utama Cina naik hampir 5% yang merupakan kenaikan harian terbesar sejak awal Februari, didukung beredarnya rumor bahwa pemerintah Cina mungkin membantu penguatan saham. Investor tertarik dengan nilai saham Hong Kong dan Cina yang sebelumnya melemah, dan faktor fundamental ekonomi yang kuat baik di Hong Kong dan Cina daratan memberikan insentif untuk akumulasi saham, kata broker. "Bagaimanapun, terlalu awal untuk meyakinkan terjadinya uptrend karena kekuatiran akan ekonomi AS yang masih membayangi pasar," kata Yiu dari CASH Asset.

Friday, March 28, 2008

Analisa Teknikal

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.



EUR/USD

Resistance Level : 1.5820, 1.5920

Support Level : 1.5720, 1.5630

Trading Range : 1.5720 – 1.5900

Trend : Consolidation


USD/JPY

Resistance Level : 100.40, 101.20

Support Level : 98.50, 97.70

Trading Range : 98.50 – 101.20

Trend : No trend


GBP/USD

Resistance Level : 2.0070, 2.0170

Support Level : 1.9920, 1.9830

Trading Range : 1.9920 – 2.0170

Trend : Bullish


XAU / LOCO

Resistance levels: 967, 980

Support levels : 933.50, 910

Trading range : 933.50 – 967

Trend : Consolidation


HANGSENG

Resistance levels: 22750, 23000

Support levels : 22130, 21880

Trading range : 22130-22750

Trend : Potential Reversal


DOW JONES

Resistance levels: 12500, 12700

Support levels : 12200, 12000

Trading range : 12200 – 12500

Trend : Bearish

News on Mar 28th, 2008

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.


RINGKASAN

  • Angka pengangguran ini mengindikasikan lapangan kerja AS dipangkas atau menunda penyewaan tenaga kerja, seiring penurunan sektor perumahan meningkatkan kemungkinan resesi.
  • Pengeluaran konsumen, yang mengkontribusi lebih dari 2/3 ekonomi, naik pada laju 2.3% tahunan di kwartal keempat.
  • Sektor perumahan Inggris makin berkurang dan laporan terakhir masih menunjukkan bahwa penurunan sektor perumahan akan semakin dalam.
  • Pernyataan Fed -- Jelas bahwa ekonomi AS melambat dalam beberapa periode yang kemudian menjadi resesi.
  • Investasi Bisnis di Inggris meningkat pada level tertinggi lebih dari 2 tahun di kwartal keempat.
Klaim Pengangguran Awal
Angka penduduk Amerika yang mengklaim tunjangan pengangguran di awal jatuh minggu lalu, sementara ukuran yang lebih stabil untuk pasar tenaga kerja naik hingga area tertinggi untuk 2 ½ tahun. Klaim pengangguran awal jatuh 9,000 menjadi sebesar 366,000 di minggu terakhir 22 Maret, menurut Departement Tenaga Kerja di Washington. Rata-rata 4 minggu untuk klaim awal naik untuk 3 minggu berturut-turut, mencapai 358,000, level tertinggi sejak Oktober 2005. Angka ini mengindikasikan lapangan kerja AS dipangkas atau menunda penyewaan tenaga kerja, seiring penurunan sektor perumahan meningkatkan kemungkinan resesi. Sedikitnya tenaga kerja akan memperlambat pengeluaran konsumen, yang merupakan 2/3 dari ekonomi keseluruhan. Klaim tersebut yang dipengaruhi oleh bangkrutnya General Motor Corp, supplier terbesar yang ditutup akibat berkurang nya output di fasilitas perusahaan manufaktur Amerika Utara GM. Pekerja yang secara tidak langsung kehilangan pekerjaannya karena faktor tersebut masih menyukai kondisi untuk mengklaim tunjangan, dan figure yang ditunjukkan ini terjadi di Ohio maupun Michigan, menurut juru bicara Departement Tenaga Kerja. “Kenaikan rata-rata 4 minggu mengindikasikan laporan NFP berikutnya akan terlihat lemah.”

Hasil Akhir GDP Q4 2007
Ekonomi AS tumbuh pada laju tahunan 0.6% dari Oktober hingga Desember sesuai perkiraan. Laporan ini merupakan estimasi akhir yang disediakan oleh pemerintah. Laporan awal untuk pertumbuhan kwartal pertama akan dirilis tanggal 30 April. Ada beberapa laporan bagus yang terlihat dari laporan : harga melaju naik 2.4% 3 bulan terakhir 2007, turun dari 2.7% estimasi sebelumnya. Di luar bahan pokok dan bahan bakar, konsumen membayar 2.5% untuk barang dan jasa pada rate tahunan, turun dari proyeksi 2.7% bulan lalu. Pengeluaran konsumen, yang mengkontribusi lebih dari 2/3 ekonomi, naik pada laju 2.3% tahunan di kwartal keempat, direvisi naik dari 1.9% estimasi sebelumnya. Spending naik 2.8% di kwartal ketiga, dan pengeluaran dapat tumbuh pada rate tahunan sebesar 0.5% dari Januari hingga Maret 2008, kenaikan terkecil sejak resesi 1991, menurut nilai tengah survey estimasi ekonomi sebelumnya untuk bulan ini.

Persetujuan Kredit Inggris Jatuh
Sektor perumahan Inggris makin berkurang dan laporan terakhir masih menunjukkan bahwa penurunan sektor perumahan akan semakin dalam. Dilaporkan kemarin bahwa persetujuan kredit Inggris jatuh 33% di Februari seiring tingginya biaya kredit mulai menimbulkan kerugian, hingga membatasi pembelian rumah. Asosiasi Bankers Inggris (BBA) mengatakan bahwa bank menyetujui 43,870 pinjaman untuk tujuan pembelian rumah, turun ½ dari Februari 2007. Persetujuan untuk re-mortgage naik 5.5% dari tahun sebelumnya menjadi 72,193. “Laporan ini secara keseluruhan negatif untuk Poundsterling, meskipun faktor ekonomi lain mendukung mata uang tersebut. Sektor perumahan Inggris telah menurun untuk sementara dan Trader menyadari efek negatif sektor perumahan secara meluas pada ekonomi, seperti halnya yang terjadi di Amerika”

Pernyataan dari Pejabat Fed
  • Jelas bahwa ekonomi AS melambat dalam beberapa periode yang kemudian menjadi resesi.
  • GDP AS di Q1 menunjukkan "Tumbuh meskipun sedikit" Tapi berkemungkinan untuk menghindari resesi.
  • Jatuhnya sektor perumahan dan ketatnya kredit dapat menurunkan pengeluaran bisnis dan konsumen hingga akhir 2008.
  • Melemahnya dolar dapat mendorong kenaikan harga komoditas.
  • Stabilitas keuangan merupakan kekhawatiran utama saat ini.
  • Kasus Bear Sterns cukup efektif menjaga stabilitas sistem keuangan.
  • Kebijakan suku bunga yang lebih rendah mungkin berlanjut untuk memulihkan perekonomian AS.
  • Fed masih ingat akan dual mandat-nya, belum kehilangan kendali atas inflasi dan tidak bermaksud begitu.
  • Sulit untuk mengatakan apakah krisis kredit telah atau belum mereda.
Investasi Bisnis Inggris Meningkat
Investasi Bisnis di Inggris meningkat pada level tertinggi lebih dari 2 tahun di kwartal keempat, dimotori oleh perusahaan manufaktur. Investasi pada peralatan, kendaraan dan bangunan yang mengkontribusi ekonomi lebih dari 10%, naik 1.8% untuk 3 bulan hingga September. Pengeluaran naik 5.3% dari tahun sebelumnya hingga 36.7 bln Pounds, yang merupakan terbesar sejak kwartal kedua 2005. “Laporan positif untuk ekonomi U.K. karena bisnis hanya berinvestasi jika ada optimisme pertumbuhan akan datang. Tingginya investasi mendukung tingginya GDP.”

Tingkat Kepercayaan Konsumen Jerman Naik
Tambahan berita positif untuk kawasan Eropa datang dari tingkat kepercayaan konsumen Jerman yang mengalahkan ekspektasi, meskipun adanya kekhawatiran terhadap inflasi dan gangguan di pasar finansial yang dipicu oleh ketidakpastian ekonomi yang masih bertahan. Grup riset GfK mengumumkan kemarin bahwa indeks iklim konsumen ke depan naik 4.6 poin untuk April dari 4.5 poin di Maret. Angka yang diperkirakan sebelumnya dari 22 analis adalah 4.4 poin. “Rilis ini positif untuk ekonomi Jerman, secara keseluruhan, terutama laporan tersebut melihat jauh ke depan serta sering tekanan inflasi, Tingkat Kepercayaan Konsumen Jerman dapat mulai berkurang.”

Perbankan Australia Tengah Dilanda Badai, Menurut Stevens – RBA
Sejumlah bank Australia ``tengah dilanda badai'' akibat jatuhnya pasar kredit global, kembali mendapat laba dan telah ``menambah'' cadangan modal, menurut gubernur bank sentral Glenn Stevens. ``Ada keterbukaan langsung yang amat sedikit terhadap masalah sub prime A.S,'' kata Stevens dalam pidatonya pada konferensi Euromoney di Sydney. “Alasan utama untuk bangkit lagi adalah pesatnya pertumbuhan ekonomi beberapa tahun, dasar tindakan pengaturan dan manajemen resiko yang bijaksana namun hati-hati.” Kuatnya sistem keuangan akan memberi keleluasaan Reserve Bank of Australia untuk menaikkan suku bunga lagi bila inflasi yang berjalan di laju tercepatnya sejak 1991 tidak menyusut. Bank sudah menaikkan bunga empat kali sejak Agustus ke level tertinggi hampir 12 tahun meski para pembuat kebijakan di A.S, Kanada dan U.K. memangkas bunga pinjaman guna mengganjal ekonominya dari perlambatan global.

Indeks Hong Kong Ditutup Menguat, Sektor Penerbangan Jatuh
Indeks Hong Kong kembali pulih dari kerugian sebelumnya dan ditutup menguat pada hari Kamis, didorong tingginya pendapatan perusahaan Cheung Kong dan Hutchison, tapi sektor penerbangan mengalami tekanan seiring kenaikan harga minyak. "Perdagangan cukup rendah karena investor tidak yakin jika pasar telah mengalami uptrend," kata Alex Tang, direktur peneliti di Core Pacific-Yamaichi International. "Pasar diperdagangkan dalam kisaran yang sempit karena investor masih belum pasti dengan prospek yang ada." Broker mengatakan bahwa investor cemas akan dampak melemahnya pertumbuhan ekonomi AS yang akan mempengaruhi banyak pendapatan perusahaan lokal. "Investor sangat berhati-hati dan tidak akan menahan posisi yang terlalu lama dalam pasar yang simpang siur. Mereka cenderung membeli di level terbawah dan mengambil keuntungan ketika indeks naik," kata Tang.

Indeks Nikkei Jepang Turun 0.8%, TDK Jatuh
Indeks Nikkei Jepang turun 0.8% pada hari Kamis, dimana pembuat peralatan elektronik TDK Corp jatuh hampir 8% karena adanya berita bahwa perusahaan mungkin tidak mencapai target pendapatannya. Toyota Motor Co dan eksportir lainnya mulai goyah akibat menguatnya yen dan kekhawatiran terjadinya resesi di AS, salah satu negara tujuan untuk ekspor Asia. Menguatnya harga minyak dan komoditas mendorong penguatan saham Inpex Holdings Inc dan Sumitomo Metal Mining Co Ltd, yang membantu mengurangi jatuhnya pasar. Meskipun perdagangan tipis, pasar ditutup lebih tinggi dari tingkat terendahnya, seiring investor yang tidak panik lagi dengan gejolak pasar kredit global. "Penurunan terbatas. Sentimen investor telah membaik, dibandingkan ketika pasar cemas siapa yang akan mengikuti jejak Bear Stearns," kata Norihiro Fujito, strategis investasi senior di Mitsubishi UFJ Securities.

Thursday, March 27, 2008

Analisa Teknikal

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.



EUR/USD

Resistance Level : 1.5850, 1.5920

Support Level : 1.5730, 1.5680

Trading Range : 1.5730 – 1.5920

Trend : Bearish


USD/CHF

Resistance Level : 0.9955, 1.0025

Support Level : 0.9870, 0.9770

Trading Range : 0.9770 – 1.0025

Trend : Bullish


GBP/USD

Resistance Level : 2.0115, 2.0150

Support Level : 2.0020, 1.9970

Trading Range : 1.9970 – 2.0150

Trend : Bearish


XAU / LOCO

Resistance levels: 967.70, 981.10

Support levels : 930, 900

Trading range : 930 – 967.70

Trend : Consolidation


HANGSENG

Resistance levels: 22600, 22850

Support levels : 22300, 21900

Trading range : 22300 – 22600

Trend : Bearish


DOW JONES

Resistance levels: 12600, 12750

Support levels : 12250, 12000

Trading range : 12250 – 12600

Trend : Bearish

News on Mar 27th, 2008

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.



RINGKASAN

  • Pemesanan untuk barang-barang tahan lama AS jatuh di luar perkiraan di Februari, dimotori oleh penurunan terbesar atas permintaan untuk mesin.
  • Analis saham Meredith Whitney menambah estimasi kerugian Citibank untuk triwulan pertama empat kali lipat sehubungan bertambahnya write down.
  • Komentar BOE King pada ekonomi -- “Ini bukan ekonomi yang sepenuhnya mandek namun melihat ke depan dan kami perkirakan ada pelambatan.”
  • Yuan menguat ke level tertingginya sejak pematokan dollar berakhir tahun 2005 terkait bank sentral China melihat perlunya mata uang yang kuat.
  • Presiden ECB Jean-Claude Trichet mengatakan suku bunga yang berada di level 6 tahun tertinggi akan membantu membatasi inflasi di kawasan Eropa.

Durable Goods
Pemesanan untuk barang-barang tahan lama AS jatuh di luar perkiraan di Februari, dimotori oleh penurunan terbesar atas permintaan untuk mesin yang mengindikasikan banyak perusahaan enggan untuk berinvestasi sejalan dengan ekonomi yang mengarah resesi. Penurunan 1.7% diikuti penurunan di bulan sebelumnya, menurut Departemen Perdagangan kemarin di Washington. Pemesanan di luar peralatan transportasi, yang cenderung fluktuatif, jatuh 2.6%, terbanyak sejak Januari 2007. Peningkatan permintaan dari luar merupakan satu-satunya faktor yang mencegah manufaktur jatuh lebih jauh. Penjualan durable goods, yang dibuat untuk bertahan beberapa tahun, jatuh 2.8% di Februari, terbesar sejak September 2006. Penurunan tersebut disebabkan oleh penurunan 31% pada pengiriman semi konduktor. Pemesanan untuk barang non defense tidak termasuk aircraft, gambaran investasi bisnis mendatang, berkurang 2.6%, terbanyak sejak Oktober. Pengiriman untuk barang tersebut, yang digunakan untuk mengkalkulasi GDP, turun 2.1%, penurunan terbesar sejak Januari 2007.

OppenheimerWhitney Memotong Estimasi Citigroup
Analis saham Meredith Whitney menambah estimasi kerugian Citibank untuk triwulan pertama empat kali lipat sehubungan bertambahnya write down pada asset paper CDO serta investasi dengan leverage yang merugi. Bank diperkirakan dapat merugi hingga $1.15 per lembar saham, dibandingkan estimasi sebelumnya 28 sen., merefleksikan potensi write down sebesar $13.1 M pada kwartal ini. “Ini bukan merupakan pemotongan yang terakhir di 2008,” disebutkan oleh Whitney. “Perlu diwaspadai penurunan lebih jauh baik pada estimasi maupun harga saham citi.” Saham Citigroup sendiri telah jatuh 1.3% menjadi $23 di perdagangan Eropa, sehingga penurunan total tahun ini mencapai 20%. Downgrade-nya untuk Citigroup mengakibatkan aksi jual hingga menghapus nilai pasar saham nasional hampir $500 M. Dalam tulisannya, dia juga menurunkan estimasi industri AS secara luas untuk pendapatan kwartal pertama dengan rata-rata 84 persen. Laporan ini dapat menyebabkan banyak trader percaya bahwa bank maupun broker lain dengan investasi yang serupa akan terkena kerugian yang lebih besar daripada yang diestimasikan sebelumnya, dimana masalah sesungguhnya atas krisis kredit ini sejalan dengan keberatan bank untuk memberikan pinjaman tidak berkurang walaupun adanya beberapa langkah yang diambil oleh Bank Sentral Global. “Negatif untuk Saham/Carry Trade dengan ketakutan sektor finansial menghadapi kerugian masih terbuka lebar.”

Komentar Gubernur BOE Pada Laporan Inflasi
Gubernur Bank sentral Inggris Mervyn King memberi komentar kemarin terhadap pasar finansial dan laporan inflasi BOE untuk Februari. Beliau menegaskan pernyataan di depan pembuat kebijakan yang terpilih sebagai anggota komite di London. Atas kuatnya ekonomi Inggris, menurut Beliau “Ini bukan ekonomi yang sepenuhnya mandek namun melihat ke depan dan kami perkirakan ada pelambatan.” Pada kondisi kredit, dinyatakan beliau “Kami telah membentuk laporan khusus yang dirilis regular mengenai kondisi kredit, dan cukup jelas bahwa beberapa bulan terakhir adanya pengetatan kondisi kredit secara signifikan.” King juga sependapat dengan suara pembuat kebijakan yang lain termasuk Rachel Lomax, dimana menyinggung soal ekspektasi inflasi bahwa “ketidakpastian yang lain yang sedang terjadi terkait imbas dari lonjakan ekspektasi inflasi, dimana memang terjadi kenaikan namun tidak dramatis. Yang menganggu adalah angka tersebut tidak kembali ke level sesuai harapan inflasi dapat berkurang.”

Yuan Melaju Ke Level Tertinggi Sejak Pematokan Akibat China Perangi Inflasi
Yuan menguat ke level tertingginya sejak pematokan dollar berakhir tahun 2005 terkait bank sentral China melihat kuatnya mata uang akan menurunkan inflasi dan mengekang pertumbuhan ekspor. Mata uang menguat terbesar pekan ini akibat pemerintah menaikkan upah minimum di Shanghai, menambah sinyal bahwa naiknya harga konsumen akan meningkat. Yuan telah merangkak naik 3.8 % terhadap dollar sejak awal tahun ini, terbesar sejak nilai tukar tetap berakhir di tahun 2005, dibanding dengan naik 2.7% di kuartal empat. ``Perlunya mengurangi inflasi dan memangkas surplus perdagangan tetap menekan naik yuan,'' kata Hao Shufei, trader forex pada ABN Amro Bank NV unit China di Shanghai. Yuan menguat 0.23% ke 7.0283 terhadap dollar di Shanghai kemarin. Mata uang mencapai angka 7.0252, level tertinggi sejak rantai terhadap dollar dihapus di Juli 2005.

Komentar Trichet Pada Suku Bunga
Presiden ECB Jean-Claude Trichet mengatakan suku bunga yang berada di level 6 tahun tertinggi akan membantu membatasi inflasi di kawasan Eropa. “Posisi kebijakan moneter saat ini akan mengkontribusi pencapaian stabilitas harga yang objektif,” dikatakan Beliau di hadapan Parlemen Ekonomi Eropa dan komite urusan Moneter di Brussels. “Pandangan Dewan Gubernur, resiko prospek jangka menengah untuk inflasi adalah ke atas.” “Positif Untuk Euro”

Pertumbuhan Ekspor Jepang Di luar Perkiraan Melesat 8.7%
Pertumbuhan ekspor Jepang di luar perkiraan meningkat di Pebruari seiring permintaan dari pasar emerging (negara berkembang seperti Asia) membantu pabrikan otomotif dapat bertahan dari keterpurukan A.S. Ekspor yang memberi kontribusi lebih dari separuhnya ekspansi ekonomi kuartal lalu, naik 8.7 persen dari setahun silam setelah meningkat 7.6 persen di Januari, menurut Kementerian Keuangan di Tokyo. Estimasi dari 19 ekonom yang di survei Bloomberg News adalah 7.5 persen. Konsumen di sejumlah negara berkembang telah membantu Hino Motors Ltd. dan Honda Motor Co. dari menyusutnya permintaan A.S, pasar terbesar Jepang. Meningkatnya ekspor ke luar negeri meski A.S mengarah pada resesi, mengartikan bahwa perlambatan Jepang tidak senyata prediksi analis. ``Ini angka yang mengesankan kuat dan kami perlu menaksir kembali prospek ekspor,'' kata Richard Jerram, kepala ekonom Macquarie Securities di Tokyo.

Tingkat Kepercayaan Bisnis Jerman Naik
Tingkat kepercayaan bisnis Jerman naik di luar perkiraan untuk 3 bulan berturut-turut di Maret, mengindikasikan ekonomi Jerman masih kokoh dengan tingginya harga minyak serta apresiasi Euro. Institute IFO mengatakan indeks iklim bisnis, berdasarkan survey dari 7,000 eksekutif, naik hingga 104.8 dari 104.1 di Februari. Ekonom tadinya mengharapkan penurunan hingga 103.5. Efisiensi perusahaan Jerman mengalami peningkatan serta berkurangnya biaya tenaga kerja, membantu produk mereka tetap kompetitif meskipun Euro menguat 17% terhadap dollar dari setahun lalu dan kenaikan harga minyak mencapai level di atas $100 per barrel. “Positif Untuk Euro”

Saham HK Ditutup Naik Setelah Laporan
Saham Hong Kong ditutup naik dalam perdagangan yang lambat, Rabu, karena laporan pendapatan yang bagus dari perusahaan keuangan blue chip, tapi kenaikan ini tertahan oleh investor yang berhati-hati terhadap gambaran pasar ke depan. Perusahaan snack Taiwan, Want Want China Holdings Ltd membuat awal yang kurang bagus di pasar karena sahamnya turun ke HK$2.92, di bawah harga IPO di HK$3, setelah perusahaan mendapatkan $1M dari IPO Hong Kong. Saham perbankan memimpin kenaikan pasar dengan HSBC naik 0.24% ke HK$127.30. "Investor berhenti sejenak setelah reli kemarin. Mereka keluar dari pasar untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya menjelang akhir kuartal," kata Andrew To, direktur penjualan Tai Fook Securities. "Para Pemain mengambil untung ketika pasar gagal menembus ke atas pada level 23,000."

Nikkei Turun 0.3%, Eksportir Jatuh Karena Kuatnya Yen
Nikkei turun 0.3%, Rabu, setelah eksportir seperti Canon Inc turun karena kuatnya yen dan banyak saham jatuh setelah lewat hari pembagian dividen bagi investor. Tiga Bank terbesar Jepang juga turun, dengan no 3, Mizuho Financial Group turun hampir 5 persen, mengikuti kerugian pada rekannya di AS di tengah kekuatiran akan gejolak kredit global. Dampak dari saham menjadi ex-rights, yang artinya pembeli hari ini kehilangan pembayaran deviden setelah 31 Maret, diperkirakan telah memotong sekitar 100 poin dari indeks, para peserta mengatakan pasar cukup kuat. Tapi keseluruhan, pasar kekurangan tenaga untuk mendorong pasar dalam perdagangan tipis. "Investor asing belum kembali dari liburan. Perdagangan tipis akan berlanjut hingga sisa minggu ini," kata Masaru Hamasaki, senior strategist Toyota Asset Management.

Wednesday, March 26, 2008

Analisa Teknikal

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.



EUR/USD

Resistance Level : 1.5640, 1.5695

Support Level : 1.5550, 1.5510

Trading Range : 1.5510 - 1.5695

Trend : Bearish


USD/JPY

Resistance Level : 100.50, 101.40

Support Level : 99.60, 98.74

Trading Range : 98.74 - 101.40

Trend : Bullish


GBP/USD

Resistance Level : 2.0066, 2.0150

Support Level : 1.9930, 1.9890

Trading Range : 1.9890 - 2.0150

Trend : Bearish


XAU / LOCO

Resistance levels: 940.20, 962.40

Support levels : 927.15, 897.80

Trading range : 920 – 960

Trend : Bullish


HANGSENG

Resistance levels: 22680, 23000

Support levels : 22200, 21800

Trading range : 22200 – 22680

Trend : Bullish


DOW JONES

Resistance levels: 12680, 12800

Support levels : 12450, 12300

Trading range : 12400 - 12680

Trend : Consolidation

News on Mar 26th, 2008

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.


RINGKASAN
  • Indeks Kepercayaan Konsumen jatuh ke 64.5, area terendah untuk 5 tahun dan 9 poin lebih rendah dibanding perkiraan ekonom sebesar 73.5
  • Harga rumah pada 20 area metropolitan di Amerika jatuh di Januari hampir menyentuh rekor, suatu pertanda bahwa resesi sektor perumahan semakin buruk.
  • Penjualan ritel AS minggu lalu mengalami kenaikan terkecil dalam 5 tahun, seiring pembeli dihadapkan tingginya harga bahan bakar yang membatasi belanja pakaian sebelum liburan Paskah.
  • Tingkat kepercayan di sektor manufaktur terbesar Jepang kemungkinan akan jatuh ke level rendahnya dalam empat tahun, akibat menguatnya yen yang mengurangi laba eksportir dan memburuknya ekonomi A.S yang melambatkan pertumbuhan dunia.
  • Gubernur Bank of Korea Lee Seong Tae menyebutkan melonjaknya harga minyak, bijih mineral dan komoditas lainnya ``secara langsung menyeret'' ke atas target inflasi.
Kepercayaan Konsumen Jatuh Tajam di Bulan Maret
Indeks Kepercayaan Konsumen jatuh ke 64.5, area terendah untuk 5 tahun dan 9 poin lebih rendah dibanding perkiraan ekonom sebesar 73.5 dan 0.5 poin lebih rendah dibanding estimasi terburuk. Level ini juga merupakan yang terendah semenjak pemerintahan Presiden Nixon di Gedung Putih. Laporan Februari direvisi naik menjadi 76.4 dari 75. Ukuran ekspektasi untuk 6 bulan kedepan jatuh menjadi 47.9, terendah semenjak Desember 1973, ketika terdapat skandal Watergate dalam administrasi Nixon serta imbas dari embargo minyak Arab. Ukuran kondisi saat ini jatuh menjadi 89.2 di Maret dari 104 bulan sebelumnya. Sebagian konsumen mengatakan pekerjaan banyak yg jatuh menjadi 18.8% dari 21.5% bulan lalu. Sementara survey yang mengatakan pekerjaan sulit didapatkan naik menjadi 25.1% dari 23.4%. Proporsi orang-orang yang mengekspektasikan pendapatannya untuk meningkat selama 6 bulan ke depan jatuh menjadi 14.9%, terendah semenjak berawalnya statistik ini tahun 1967, dari 18%. Sebagian yang mengharapkan lebih banyak lapangan kerja tersedia jatuh menjadi 7.7% dari sebelumnya 8.9%. “Negatif Untuk Saham/Carry Trade”

Nilai Rumah AS Jatuh
Harga rumah pada 20 area metropolitan di Amerika jatuh di Januari hampir menyentuh rekor, suatu pertanda bahwa resesi perumahan semakin buruk. Indeks harga rumah S&P/Case-Shiller jatuh 10.7% dari Januari 2007, setelah penurunan 9% di bulan Desember. Instrumen ini telah jatuh untuk 13 bulan berturut-turut. Penurunan harga kemungkinan besar masih akan berlanjut seiring penyitaan yang menambah inventaris. Penurunan nilai ini membuat pemilik rumah merasa tidak makmur dan dengan lebih sedikit aset rumah untuk dijadikan sumber peminjaman, sehingga akan memberi tekanan pada pengeluaran konsumen dan komponen GDP untuk investasi tetap tempat tinggal. “Berita ini sebagian besar telah diantisipasi oleh pasar; Penurunan harga akan mendorong penjualan, seperti yang diindikasikan oleh laporan Existing Home Sales kemarin”

Penjualan Ritel Naik Terkecil Sejak 2003
Penjualan ritel AS minggu lalu mengalami kenaikan terkecil dalam 5 tahun, seiring pembeli dihadapkan tingginya harga bahan bakar yang membatasi belanja pakaian sebelum liburan Paskah. Penjualan hanya naik 1%, kenaikan yang terkecil semenjak Juni 2003, menurut data Konsul International untuk Pusat Perbelanjaan (ICSC) dan UBS Securities LLC. Konsumen mengurangi pengeluaran sebagai akibat dari kenaikan harga bahan bakar maupun bahan pokok, ditambah lagi nilai rumah yang menurun dan lapangan kerja yang berkurang untuk pertama kali sejak 5 tahun selama dua bulan pertama tahun 2008 ini. Temperatur yang cenderung dibawah rata-rata juga memukul penjualan. “Pengeluaran Konsumen yang Lemah sebagian besar telah diantisipasi pasar”

Kepercayaan Bisnis Tankan Jepang Akan Jatuh Ke Level Rendah Empat Tahun
Tingkat kepercayan di sektor manufaktur terbesar Jepang kemungkinan akan jatuh ke level rendahnya dalam empat tahun, akibat menguatnya yen yang mengurangi laba eksportir dan memburuknya ekonomi A.S yang melambatkan pertumbuhan dunia. Indeks Tankan kuartal Bank of Japan untuk sentimen manufaktur akan merosot ke 13 poin di bulan Maret dari 19 di Desember, penurunan ke-dua, menurut estimasi median dari 22 ekonom yang di survei Bloomberg News. Laporan akan dirilis 1 April pukul 8:50 a.m waktu Tokyo. ``Segala sesuatu menitik beratkan pada perlambatan ekonomi yang signifikan,'' ujar Tomoko Fujii, kepala ekonomi dan strategi pada Bank of America NA di Tokyo. Ancaman resesi dan memburuknya sentimen diantara pebisnis dan konsumen membuat para investor menilai Bank of Japan akan memangkas suku bunga tahun ini. Para trader memberi peluang 65 persen bank sentral akan menurunkan bunga utama dari 0.5 persen sebelum Desember, menurut JPMorgan Chase & Co.

Bank of Korea Merasa Harga Komoditi Tengah Memicu Inflasi
Gubernur Bank of Korea Lee Seong Tae menyebutkan melonjaknya harga minyak, bijih mineral serta komoditas lainnya ``secara langsung menyeret'' ke atas target inflasi di ekonomi terbesar ke empat dunia ini. ``Dalam kasus Korea Selatan, tumpuan terbesar pada impor bahan-bahan mentah serta tingginya harga minyak dan bijih mineral saat ini yang secara langsung menggiring naiknya harga konsumen domestik,'' kata Lee dalam pidatonya pada forum bisnis di Seoul kemarin. ``Meningkatnya harga minyak dan materi lainnya mempengaruhi besarnya tekanan pada inflasi dunia.'' Komentar gubernur setelah Presiden Lee Myung Bak menyebutkan bahwa fokus ekonomi utama-nya adalah menghambat inflasi setelah melonjaknya harga minyak dan karena ketidakstabilan pasar finansial. Harga konsumen Korea Selatan naik 3.6 % di Pebruari dari setahun sebelumnya setelah meningkat cepat lebih dari tiga tahun di Januari.

Dolar Jatuh Karena Taruhan Bahwa Fed Akan Memangkas Suku Bunga Lebih Banyak
Dolar jatuh hampir terhadap semua mata uang utama karena traders meningkatkan taruhan bahwa Fed akan memotong suku bunga pinjaman 0.5% bulan depan untuk memulihkan pertumbuhan ekonomi. Mata uang AS jatuh terbanyak terhadap euro dalam dua minggu setelah laporan publik menunjukkan kepercayaan konsumen jatuh melebihi prediksi di Maret, meningkatkan kekhawatiran bahwa Fed tidak mampu menghindari resesi. Australia dan New Zealand Dolar menguat seiring reli di saham Asia dan Eropa mendorong investor untuk membeli aset yang memberikan imbal hasil yang lebih tinggi. ``Pasar sedang mengecek kenyataan: Tidak, tidak ada yang berubah,'' kata Samarjit Shankar, direktur strategi global bagi foreign-exchange group di Boston di Bank of New York Mellon, aset kustodian terbesar di dunia, dengan dana kelola senilai $23.1 triliun. ``Ekonomi di AS akan terus memburuk.''

Indeks Konsumen Swiss Naik
Ukuran konsumsi Swiss naik hingga level tertinggi selama 8 bulan di Februari akibat kenaikan penyewaan dan upah. Indeks meningkat menjadi 2.32 dari revisi 2.15 untuk Januari, menurut UBS. Perbandingan ukuran ini ditujukan untuk memprediksi pertumbuhan tahunan pada pengeluaran konsumen, sebagai ekonomi terbesar di dunia., untuk 3 bulan mendatang. Indeks yang tetap bertahan diatas rata-rata jangka panjang sebesar 1.5 untuk bulan ke 24. Pengeluaran domestik terbentuk menjadi motor utama pertumbuhan Swiss tahun ini, seiring pelambatan ekonomi internasional mengurangi permintaan ekspor, menurut laporan yang dirilis oleh institute KOF minggu lalu. Estimasi UBS untuk pertumbuhan konsumsi sektor privat akan melaju hingga 2.2% tahun ini dari 2.1% di 2007. “Positif Untuk Swiss Franc”

Indeks Hong Kong Naik, Didorong China Mobile
Indeks Hong Kong naik pada hari Selasa, mengikuti penguatan Wall Street seiring membaiknya kepercayaan investor setelah JP Morgan meningkatkan tawarannya untuk Bear Stearns. Saham Blue chips naik 6.43%, kenaikan terbesar satu hari dalam dua bulan, didorong saham China Mobile karena tembusnya rekor jumlah pelanggan di Februari. Saham keuangan dan penerbangan Cina daratan rebound dengan cepat, membantu indeks perusahaan cina yang terdaftar di Hong Kong, pulih 8.22% ke 11,727.00. "Investor sekarang sangat membutuhkan beberapa indikator positif," kata Ben Kwong, associate director di KGI Asia Ltd. "Tapi faktor fundamental tidak banyak berubah. Ini hanya sentimen pasar." "Ada kemungkinan pasar akan sedikit membaik di April dan Mei setelah koreksi signifikan di kwartal pertama,"tambahnya.

Indeks Nikkei Jepang Naik 2.1%, Saham Eksportir Membaik
Indeks Nikkei Jepang naik 2.1% pada hari Selasa karena membaiknya kondisi Canon Inc dan eksportir lainnya meskipun nilai tukar yen tertinggi selama 13 tahun pada minggu lalu terhadap dolar, menurunkan kecemasan akan pendapatan ekportir. "Kecemasan akan sektor kredit AS telah berlalu dan adanya jeda penguatan yen dan kenaikan harga komoditas belakangan ini," kata Hiroaki Osakabe, manejer dana di Chibagin Asset Management. Tapi, beberapa pemain pasar mengatakan bahwa pasar saham Tokyo tidak akan dapat mempertahankan reli saat ini. "Kondisi saat ini lebih memberikan peluang aksi jual menjelang penutupan tahun bisnis (yang berakhir Maret) dari pada aksi beli," kata Takashi Ushio, kepala divisi strategi investasi di Marusan Securities. "Volume perdagangan masih rendah."

Tuesday, March 25, 2008

Analisa Teknikal

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.


EUR/USD

Resistance Level : 1.5471, 1.5535

Support Level : 1.5395, 1.5300, 1.5240

Trading Range : 1.5300 - 1.5535

Trend : Bearish


USD/JPY

Resistance Level : 101.40, 102.00, 102.60

Support Level : 100.00, 98.60

Trading Range : 98.60 - 102.00

Trend : Bullish


GBP/USD

Resistance Level : 1.9900, 1.9965

Support Level : 1.9800, 1.9750

Trading Range : 1.9750 - 1.9965

Trend : Bearish


XAU / LOCO

Resistance levels: 927.15, 940.20, 951.65

Support levels : 897.80, 884.90, 868.40

Trading range : 884.90 – 940.20

Trend : Bearish


HANGSENG

Resistance levels: 21830, 22000, 22400

Support levels : 21300, 21120, 21000

Trading range : 21300 – 22400

Trend : Bullish


DOW JONES

Resistance levels: 12680, 12800

Support levels : 12350, 12170

Trading range : 12350 - 12680

Trend : Bullish

News on Mar 25th, 2008

Bila dalam Blog ini terdapat analisa dan informasi apapun berkaitan dengan analisa merupakan hasil dari Research dan Development PT Monex Investindo Futures yang diambil dari sumber-sumber yang dianggap dapat dipercaya, tetapi kami tidak dapat mengatakan hal itu lengkap dan akurat. Kami tidak bertanggung jawab atas penawaran apapun untuk menjual atau permintaan apapun untuk membeli berdasarkan pada analisa dan informasi yang ada di Blog ini.


RINGKASAN

  • Federal Reserve Bank of Chicago melaporkan pada hari Senin bahwa indeks aktivitas ekonomi AS jatuh di Februari dan berada di level terendah sejak April 2003.
  • Penjualan rumah di AS secara mengejutkan naik di Februari, mengurangi kekhawatiran pengetatan kredit dan jatuhnya harga yang akan semakin menurunkan permintaan.
  • Federal Home Loan Banks dibebaskan untuk meningkatkan pembelian obligasi beragunan hipotek senilai $150 miliar.
  • JPMorgan menaikkan 4 kali lipat tawarannya pada Bear Stearns, untuk meredakan amarah pemegang saham Bear Stearn.
  • Minyak mentah jatuh di hari ketiga pada bursa New York akibat kekhawatiran pelemahan ekonomi AS akan memperlambat konsumsi.

Indeks Fed Chicago Memberi Sinyal Telah Dimulainya Resesi AS
Federal Reserve Bank of Chicago melaporkan pada hari Senin bahwa indeks aktivitas ekonomi AS jatuh di Februari dan berada di level terendah sejak April 2003. Indeks aktivitas nasional jatuh ke -1.04 di Februari dari revisi -0.68 di bulan sebelumnya, yang sebelumnya dilaporkan sebesar 0.58. Sementara itu, indeks rerata bergerak 3 bulan jatuh ke -0.87 dari -0.73 di Januari, yang sebelumnya disebutkan sebesar -0.60. Fed of Chicago menyatakan jika indeks 3 bulan jatuh di bawah -0.70 setelah satu periode pertumbuhan ekonomi, maka ada kemungkinan telah dimulainya resesi. " Pasar Equity/Carry sepertinya lebih dipengaruhi oleh berita JP Morgan/Bear Sterns News"

Penjualan Rumah di AS Secara Mengejutkan Naik di Februari
Penjualan rumah di AS secara mengejutkan naik di Februari untuk pertama kalinya dalam 7 bulan, mengurangi kekhawatiran pengetatan kredit dan jatuhnya harga yang akan semakin menurunkan permintaan. Pembelian meningkat 2.9% sebesar 5.03 juta, menurut National Association of Realtors hari ini di Washington. Harga median rumah jatuh 8.2% dari Februari 2007, yang terbanyak dalam pencatatan selama 4 dekade. Penjualan rumah untuk keluarga kecil naik 2.8% ke 4.47 juta. Kondominium dan rumah dengan 2 kamar meningkat 3.7% ke 560,000. Jumlah penjualan rumah di akhir Februari jatuh ke 4 juta. Dengan tingkat penjualan saat ini, jumlah tersebut mewakili penawaran 9.6 bulan, dibandingkan 10.2 bulan di Januari. Izin pembangunan rumah naik 60% dan pengambilalihan bank naik lebih dari 2x di Februari dibandingkan tahun lalu sejalan dengan kenaikan suku bunga hipotek dan ketidakmampuan pemilik properti untuk menjual atau membiayai, menurut RealtyTrac Inc, penyedia data penyitaan rumah. "Jumlah penjualan, dikombinasi dengan perkembangan JP Morgan/Bear Stearns, akan mendukung pasar Equity/Carry Trade. Dollar menguat terhadap Pound dan Euro didorong berita ini"

Federal Home Loan Banks Mungkin Membeli Obligasi Senilai $150 Miliar
Federal Home Loan Banks dibebaskan untuk meningkatkan pembelian obligasi beragunan hipotek senilai $150 miliar sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memompa kembali uang ke pasar yang terpuruk seiring memburuknya krisis perumahan. Pembelian ini akan dibatasi hanya untuk aset yang dijamin Fannie Mae dan Freddie Mac. Persetujuan bagi Federal Home Loan Banks untuk meningkatkan pembeliannya terjadi seminggu setelah Fannie Mae dan Freddie Mac, dua perusahaan pembiayaan hipotek yang didirikan pemerintah, diizinkan untuk membeli sedikitnya $200 miliar aset hipotek.

JP Morgan Meningkatkan Tawarannya Kepada Bear Stearns
Berdasarkan laporan NY Times, JPMorgan menaikkan 4 kali lipat tawarannya pada Bear Stearns, untuk meredakan amarah pemegang saham Bear Stearn. Fed, yang harus menyetujui jika ada perjanjian baru, namun enggan pada tawaran harga baru minggu malam melalui negosiasi rahasia dan melelahkan selama beberapa hari. Akibatnya, masih dimungkinkan untuk menegosiasikan kembali tawaran itu yang mungkin dapat tertunda atau bahkan dibatalkan. Indeks S&P futures naik 12 point di awal pembukaan, sebagian karena berita ini. Tawaran sebelumnya, lebih kecil 90% dari nilai pasar saham perusahaan di awal bulan, menimbulkan keberatan dari pemegang saham yang dimotori miliuner U.K. Joeseph Lewis. Chief Executive Officer JPMorgan Jamie Dimon bertemu dengan pekerja Bear Stearns, yang memiliki sepertiga perusahaan, untuk mendapatkan dukungan minggu lalu. Bear Stearns juga mempertimbangkan menjual 39.5% sahamnya kepada JPMorgan, dimana tidak dibutuhkan persetujuan para pemegang saham, agar mempermudah pengambilalihan, menurut Times.

Minyak Jatuh Akibat Kekhawatiran Permintaan
Minyak mentah jatuh di hari ketiga pada bursa New York akibat kekhawatiran pelambatan ekonomi AS akan memperlambat konsumsi dan penguatan dollar akan mengurangi permintaan untuk komoditi sebagai perlindungan nilai terhadap inflasi. Minyak mentah untuk kontrak bulan Mei diperdagangkan pada level $100.67 per barrel, kontrak futures ini masih naik 60% dari tahun lalu. Indeks 19 komoditi CRB yang disediakan reuters jatuh 8.3% minggu lalu, terbanyak sejak 1956, setelah menyentuh rekor tertingginya 29 Februari. Komoditi sedang mengalami “siklus pelemahan” dan secara fundamental akan mencapai “point terendahnya” di bulan April seiring kondisi ekonomi dan harga yang tinggi memberi tekanan pada permintaan, seperti yang ditulis dalam laporan analis Goldman Sachs Jeffrey Currie. Minyak akan rebound di semester kedua, kembali ke area $105 di akhir tahun.

Yen Jatuh Karena Kenaikan Saham AS Mendongkrak Permintaan Atas Imbal Hasil
Yen dan Swiss franc jatuh terhadap semua mata uang utama sejalan kenaikan saham AS memicu trader untuk membeli aset dengan imbal hasil yang lebih tinggi dari sumber dana pinjaman yang murah di Jepang dan Switzerland. Yen Jepang melemah terhadap dollar atas spekulasi penurunan suku bunga Fed dan berbagai upaya untuk mempermudah peminjaman yang mendukung kelangsungan pertumbuhan ekonomi. “Tampak bahwa The Fed dapat mengkontrol krisis kredit saat ini,” menurut Shaun Osborne, kepala strategis mata uang pada TD Securities Inc. di Toronto. “Beberapa transaksi pengalihan resiko telah berkurang, dan hal tersebut melemahkan yen kembali.” Tingkat suku bunga di Jepang kini 0.5 persen dan 2.75 persen di Switzerland, tergolong rendah diantara negara industri lainnya. Ketika pengalihan resiko ini berkurang drastis, trader akan meminjam uang di negara tersebut untuk membeli aset dimana tingkat suku bunga nya lebih tinggi, mendapatkan untung dari selisih imbal hasil.

Dolar Naik Terhadap Euro Karena Minyak dan Emas Turun
Dolar naik terhadap euro pada hari Senin, memperpanjang pemulihannya dari rekor terendahnya minggu lalu karena investor menjual komoditi seperti minyak dan emas dan membeli kembali mata uang AS menjelang akhir kuartal pertama. Dolar juga didukung oleh usaha Fed yang agresif untuk memulihkan krisis kredit. Aktivitas tenang di Asia, dengan investor menunggu perdagangan di A.S dibuka. “Investor melakukan aksi ambil untung pada berbagai aset yang telah reli beberapa bulan terakhir menjelang akhir kuartal pertama,” kata trader mata uang senior pada bank besar di Jepang. “Ini bisa berlangsung untuk beberapa hari lagi. Euro dapat turun lebih dalam lagi karena masih banyak yang memegang posisi buy euro dengan keuntungan besar yang belum dibukukan,” kata trader tersebut. Euro jatuh 0.4% ke $1.5370 dari sekitar $1.5445 pada akhir perdagangan Asia hari Jumat. Tapi tingkat kepercayaan terhadap aset AS sebagian membaik setelah Fed memberikan langkah-langkah untuk mengurangi krisis kredit, membantu dolar.

Perusahaan Jepang Mengungkapkan Kondisi Bisnis Yang Memburuk
Tingkat kepercayaan manufaktur Jepang jatuh ke level terendah setidaknya dalam empat tahun, sehingga menambah keyakinan bahwa ekspansi ekonomi ditengah pasca perang terlama ini sedang jatuh. Sentimen di sektor manufaktur yang bermodal lebih dari 1 biliun yen ($10 juta) menjadi minus 12.9 poin kuartal ini dibanding dengan 5.2 tiga bulan sebelumnya, menurut survei pemerintah kemarin. Itu yang terendah sejak dilaporkan tahun 2004. Hasil ini akan mengindikasikan sentimen bisnis negara menjelang dirilisnya survei Tankan Bank of Japan tanggal 1 April, ukuran kepercayaan korporasi negara yang paling diperhatikan. Indeks kemungkinan akan jatuh di kuartal dua, mencatat penurunan terbesar lebih dari enam tahun, menurut para ekonom yang di survei Bloomberg News. ``Sektor manufaktur terlalu khawatir pada: perlambatan A.S, yen yang sangat kuat, tingginya harga input,'' ujar Tomoko Fujii, kepala ekonom dan strategi Bank of America Corp di Tokyo.

Bursa China Anjlok Kali Pertama Dalam Empat Hari; PetroChina Jatuh
Saham China jatuh kali pertama dalam empat hari, terseret oleh sejumlah perusahaan minyak, seiring harga minyak mentah anjlok di hari ketiganya. PetroChina Co., perusahaan pengeboran terbesar negara, merosot ke level terendahnya sejak debut-nya di Nopember. ``Turunnya harga minyak telah menekan pendapatan PetroChina untuk tidak terlalu kuat,'' ujar said Wu Kan, yang mengelola dana senilai $41 juta pada Dazhong Insurance Co. di Shanghai. Indeks CSI 300, penggerak A shares yang berdenominasi-yuan yang tercatat di dua bursa China, anjlok 35.88, atau 0.9 persen, pada 4,001.95 kemarin, setelah reli tiga hari, sebesar 7.3 %. Sebuah ukuran atas sejumlah saham energi merupakan performa yang terburuk dari kelompok 10 industri pada nilai benchmark.